Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

ANALISA KEKUATAN TARIK DAN BENDING KOMPOSIT RESIN POLYESTER YANG DIPERKUAT SERAT RAMI TENUN DENGAN ORIENTASI ARAH SUDUT 0° DAN 45° SEBAGAI ALTERNATIF BUMPER MOBIL

Al Rosyid, Aditya (2023) ANALISA KEKUATAN TARIK DAN BENDING KOMPOSIT RESIN POLYESTER YANG DIPERKUAT SERAT RAMI TENUN DENGAN ORIENTASI ARAH SUDUT 0° DAN 45° SEBAGAI ALTERNATIF BUMPER MOBIL. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_Fulltext.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_01.pdf

Download (918kB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_02.pdf

Download (486kB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_03.pdf

Download (469kB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_04.pdf

Download (636kB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_05.pdf

Download (63kB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_Ref.pdf

Download (72kB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_Lamp.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Aditya Al Rosyid_3331170069_CP.pdf

Download (17MB)

Abstract

The development of the current era is increasing rapidly and technology and human creativity are increasing, one of which is natural fiber composite materials. Natural fiber composites are widely used because they are lightweight, strong, corrosion-resistant, efficient, and have many advantages. This study aims to determine the effect of fiber orientation in ramie woven composites reinforced with polyester resin on tensile strength and bending for car bumpers. The fiber used in this study was hemp fiber and the matrix used was Yukalac 157 BQTN-EX polyester resin. The variation in this study is the orientation of the fiber direction 0° and 45°. Composite is made using the hand lay-up technique. 2 tests will be carried out, namely the Tensile test using the ASTM D 638 standard and the Bending test using the ASTM D 790 testing standard. From the data that has been obtained and analyzed through research, it can be concluded that the highest tensile strength was obtained by the hemp is woven reinforced polyester resin composite whose fibers were in the direction of 0° with a value of 54.3 N/mm2 while the lowest tensile strength was obtained by the composite with a direction of 45°. with a value of 9.23 N/mm2. In addition, the highest bending strength value was obtained in the 0° fiber direction, which was 55.06 Mpa, while the lowest bending strength was obtained for the composite with 45° fiber direction, which was 24.42 Mpa. From the results of the tensile and bending strength values, it can be seen that giving a difference in the fiber direction, namely the angles of 0° and 45° on the composite is very influential, and it is proven that the 0° direction has a superior mechanical strength value compared to the 45° direction.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorARDI, SUN197312052006041002
Thesis advisorJANNAH, MIFTAHUL199103052020122017
Additional Information: Perkembangan zaman saat ini semakin pesat dimana teknologi dan kreatifitas manusia semakin meningkat, salah satunya material komposit serat alam. Komposit serat alam banyak digunakan karena salah satu material yang ringan, kuat, tahan korosi, efisien, dan masih banyak keunggulan yang dimiliki komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh orientasi serat pada komposit tenun rami yang diperkuat resin poliester terhadap kekuatan tarik dan Bending untuk bumper mobil. Serat yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat rami dan matrik yang digunakan yaitu resin poliester Yukalac 157 BQTN-EX. Variasi dalam penelitian ini adalah orientasi arah serat 0° dan 45°. Komposit dibuat menggunakan teknik hand lay up. Pengujian yang akan dilakukan ada 2 yaitu uji Tarik menggunakan standar ASTM D 638 dan uji Bending menggunakan standar pengujian ASTM D 790. Dari data yang sudah didapatkan dan di analisa melalui penelitian maka dapat disimpulkan bahwa, kekuatan tarik tertinggi diperoleh komposit resin poliester diperkuat tenun rami yang seratnya searah 0° dengan nilai sebesar 54,3 N/mm2 sedangkan kekuatan tarik terendah diperoleh komposit dengan arah 45°, dengan nilai sebesar 9,23 N/mm2 . Selain itu, untuk nilai kekuatan bending tertinggi diperoleh pada arah serat 0° yaitu sebesar 55,06 Mpa, sedangkan kekuatan bending terendah diperoleh komposit dengan arah serat 45° yaitu sebesar 24,42 Mpa. Dari hasil nilai kekuatan tarik dan bending dapat diketahui, bahwa memberi perbedaan arah serat yaitu sudut 0° dan 45° pada komposit begitu berpengaruh, dan terbukti untuk arah 0° memiliki nilai kekuatan mekanis yang lebih unggul dibanding arah 45°.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TS Manufactures
Divisions: 03-Fakultas Teknik
03-Fakultas Teknik > 21201-Jurusan Teknik Mesin
Depositing User: Mr Aditya Al Rosyid
Date Deposited: 21 Aug 2023 09:46
Last Modified: 21 Aug 2023 09:46
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/27281

Actions (login required)

View Item View Item