PANDUNUSA, SALSABILA AZAHRA (2025) STRATEGI ADAPTASI NELAYAN JARING RAMPUS DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN LINGKUNGAN PERAIRAN DI TELUK JAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_01.pdf Restricted to Registered users only Download (662kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_02.pdf Restricted to Registered users only Download (98kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_03.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_04.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_05.pdf Restricted to Registered users only Download (9kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_Ref.pdf Restricted to Registered users only Download (122kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
Salsabila Azahra Pandunusa_4443200002_Lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (286kB) | Request a copy |
Abstract
Environmental changes in Jakarta Bay have had impacts on the activities of gillnet fishermen in Muara Angke. Climate change is characterized by strong winds and sudden rainfall, as well as increasingly high waves, even during seasons that are usually calm. These conditions reduce catches and increase operational costs. Meanwhile, land reclamation has reduced fishing grounds, decreased catches due to disrupted migration routes and habitats, and lowered fishermen’s income. This study aims to analyze the impacts of climate change and reclamation on the adaptation strategies adopted by gillnet fishermen to sustain their livelihoods. The research employed a descriptive method by in-depth interviews with 26 fishermen, field observations, and literature studies. The results show that fishermen respond to climate change by observing traditional natural signs (such as sky color, wind direction, and water ripples), using weather forecast applications (Windyty/Windy.com and BMKG), going to sea only when conditions predicted to be safe, regularly checking, strengthening, and repairing fishing gear and nets before departure, adapting fishing locations by moving to more productive or distant areas depending on the season such as Cilincing, Kalibaru, and surrounding areas, and seeking side jobs or additional income through small-scale trading activities. In contrast, fishermen adapt to reclamation by cooperating and sharing information with fellow fishermen, adjusting fishing days, extending duration and distance at sea, and seeking additional sources of income. These strategies reflect the resilience of gillnet fishermen in facing dynamic environmental changes in Jakarta Bay.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Additional Information: | Perubahan lingkungan di Teluk Jakarta telah berdampak pada aktivitas nelayan jaring insang di Muara Angke. Perubahan iklim ditandai oleh angin kencang, hujan yang datang secara tiba-tiba, serta gelombang laut yang semakin tinggi bahkan pada musim yang biasanya tenang. Kondisi ini menyebabkan penurunan hasil tangkapan dan peningkatan biaya operasional. Sementara itu, kegiatan reklamasi telah mempersempit daerah penangkapan ikan, menurunkan hasil tangkapan akibat terganggunya jalur migrasi dan habitat ikan, serta mengurangi pendapatan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan iklim dan reklamasi terhadap strategi adaptasi yang diterapkan oleh nelayan jaring insang dalam mempertahankan mata pencahariannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui wawancara mendalam dengan 26 nelayan, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan merespons perubahan iklim dengan mengamati tanda-tanda alam tradisional (seperti warna langit, arah angin, dan riak air), menggunakan aplikasi prakiraan cuaca (Windyty/Windy.com dan BMKG), melaut hanya ketika kondisi diperkirakan aman, serta secara rutin memeriksa, memperkuat, dan memperbaiki alat serta jaring tangkap sebelum berangkat. Nelayan juga beradaptasi dengan berpindah ke lokasi penangkapan yang lebih produktif atau lebih jauh tergantung musim, seperti ke wilayah Cilincing, Kalibaru, dan sekitarnya, serta mencari pekerjaan sampingan atau tambahan melalui kegiatan perdagangan skala kecil. Sebaliknya, terhadap reklamasi, nelayan beradaptasi dengan bekerja sama dan saling berbagi informasi antar sesama nelayan, menyesuaikan hari melaut, memperpanjang durasi dan jarak penangkapan, serta mencari sumber pendapatan tambahan. Strategi-strategi ini mencerminkan ketahanan nelayan jaring insang dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan di Teluk Jakarta. | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | adaptation strategies, climate change, gillnet, Muara Angke, reclamation Muara Angke, jaring rampus, iklim, reklamasi, strategi adaptasi | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 04-Fakultas Pertanian 04-Fakultas Pertanian > 54244-Program Studi Ilmu Perikanan |
|||||||||
| Depositing User: | Mrs Salsabila Azahra Pandunusa | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 02:40 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Jan 2026 02:40 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/56893 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
