DINDA WULANDARI HERMINA, PUTRI (2025) Pengembangan Modul IPA Berbasis Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Kerajinan Gerabah Khas Banten Terhadap Literasi Sains Peserta Didik Kelas VII. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRATAYASA.
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_CP.pdf Restricted to Registered users only Download (719kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_01.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_02.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_03.pdf Restricted to Registered users only Download (366kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_04.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_05.pdf Restricted to Registered users only Download (94kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_REF.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI)
DINDA WULANDARI HERMINA PUTRI_2281210023_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik sehingga bahan ajar yang menunjang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kelayakan modul IPA berbasis pendekatan CRT terhadap peningkatan literasi sains peserta didik kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dalam penelitian ini dibatasi sampai pada tiga tahap, yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket validasi, menggunakan instrumen wawancara untuk tahap analisis kebutuhan serta instrumen angket validasi ahli untuk menilai kelayakan produk. Validasi dilakukan oleh sembilan validator, yang terdiri dari ahli materi, ahli bahan ajar, dan ahli praktisi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif untuk menafsirkan hasil validasi setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA berbasis pendekatan CRT memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 89,23% dengan kategori “sangat layak.” Secara rinci, hasil validasi dari ahli materi sebesar 87,95%, ahli bahan ajar sebesar 93,16%, dan ahli praktisi sebesar 86,58%. Dan respon peserta didik sebesar 85,25%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul IPA berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan konteks kerajinan gerabah khas Banten memperoleh kategori layak berdasarkan hasil penilaian ahli.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Additional Information: | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik sehingga bahan ajar yang menunjang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kelayakan modul IPA berbasis pendekatan CRT terhadap peningkatan literasi sains peserta didik kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dalam penelitian ini dibatasi sampai pada tiga tahap, yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket validasi, menggunakan instrumen wawancara untuk tahap analisis kebutuhan serta instrumen angket validasi ahli untuk menilai kelayakan produk. Validasi dilakukan oleh sembilan validator, yang terdiri dari ahli materi, ahli bahan ajar, dan ahli praktisi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif untuk menafsirkan hasil validasi setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA berbasis pendekatan CRT memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 89,23% dengan kategori “sangat layak.” Secara rinci, hasil validasi dari ahli materi sebesar 87,95%, ahli bahan ajar sebesar 93,16%, dan ahli praktisi sebesar 86,58%. Dan respon peserta didik sebesar 85,25%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul IPA berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan konteks kerajinan gerabah khas Banten memperoleh kategori layak berdasarkan hasil penilaian ahli. | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Modul IPA, Pendekatan CRT, Literasi Sains Science Module, CRT Approach, Science Literacy | |||||||||
| Subjects: | L Education > L Education (General) | |||||||||
| Divisions: | 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 84201-Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam | |||||||||
| Depositing User: | Mrs Dinda Wulandari Hermina Putri | |||||||||
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 02:11 | |||||||||
| Last Modified: | 19 Dec 2025 02:11 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/56727 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
