Tirtawana, Mohammad Ageng (2025) STUDI KUALITAS SAMBUNGAN LAS AL-CU HASIL METODE CONTINUOUS DRIVE FRICTION WELDING PADA KECEPATAN 1900 RPM. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
|
Text (Fulltext)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Bab 1)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_01.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 2)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_02.pdf Restricted to Registered users only Download (859kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_03.pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) |
|
|
Text (Bab 4)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_04.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (Bab 5)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_05.pdf Restricted to Registered users only Download (81kB) |
|
|
Text (Daftar Refrensi)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_Ref.pdf Restricted to Registered users only Download (108kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_Lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Cek Plagiasi)
Mohammad Ageng Tirtawana_3334210079_CP.pdf Restricted to Registered users only Download (20MB) |
Abstract
Friction welding merupakan metode penyambungan logam dalam kondisi solid state yang efektif mengatasi tantangan pengelasan logam berbeda jenis, seperti aluminium (Al) dan tembaga (Cu), yang memiliki perbedaan sifat termal dan mekanik yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tekanan tempa dan waktu tempa terhadap sifat mekanik serta struktur mikro pada sambungan antara aluminium 6201 dan tembaga murni menggunakan metode continuous drive friction welding (CDFW). Variasi parameter yang digunakan meliputi tekanan tempa sebesar 70 MPa, 85 MPa, dan 100 MPa, serta waktu tempa selama 1 detik, 2 detik, dan 3 detik, sementara parameter lain dijaga konstan, yaitu kecepatan putaran 1900 rpm, tekanan gesek 8,6 MPa, dan waktu gesek 7 detik, agar pengaruh masing-masing variasi tempa dapat diamati secara spesifik. Evaluasi hasil dilakukan melalui uji tarik dan uji kekerasan, serta analisis struktur mikro menggunakan mikroskop optik, x-ray diffraction (XRD), dan pengamatan visual terhadap pembentukan flash. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tekanan tempa 100 MPa dan waktu tempa 2 detik menghasilkan kekuatan tarik maksimum sebesar 195 MPa, sedangkan nilai kekerasan tertinggi pada daerah sambungan tercatat sebesar 59 HV pada parameter 100 MPa dengan waktu tempa 3 detik. Kondisi ini menghasilkan volume flash terbesar, yang mengindikasikan bahwa peningkatan tekanan dan lamanya waktu tempa memperkuat deformasi plastis. Berdasarkan pengamatan struktur mikro, butiran pada zona thermo-mechanically affected zone (TMAZ) tampak lebih rapat dibandingkan base metal, menunjukkan terjadinya deformasi plastis akibat kombinasi tekanan dan gesekan tinggi. Hasil XRD menunjukkan terbentuknya fasa intermetalik Al4Cu9 dan Al1Cu4, menandakan adanya difusi antara aluminium dan tembaga selama proses.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures | |||||||||
| Divisions: | 03-Fakultas Teknik > 27201-Jurusan Teknik Metalurgi | |||||||||
| Depositing User: | Mohammad Ageng Tirtawana | |||||||||
| Date Deposited: | 17 Nov 2025 01:08 | |||||||||
| Last Modified: | 17 Nov 2025 01:08 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/56055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
