NOVA MARFUDIN, DIDIT (2010) STUDI PENGARUH LAKU PANAS TERHADAP LAJU KOROSI KOMPOSIT MATRIK LOGAM ALUMUNIUM SERI 6061 DENGAN PENGUAT Al2O, DENGAN VARIASI UKURAN PARTIKEL DAN FRAKSI VOLUME HASIL PROSES STIRR CASTING. S1 thesis, Fakultas teknik universitas sultan ageng tirtayasa.
|
Text (fulltext)
Didit nova.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
Abstract
Material komposit Al/A2O3 banyak digunakan sebagai bahan industri otomotif, konstruksi dan piranti elektronika. Pemanfaatan material aluminium banyak digunakan karena salah satu faktor keuntungannya adalah memiliki ketahanan terhadap korosi. Karakteristik pada material komposit berdasarkan unsur pembuatnya, yaitu bahan matrik dan penguatnya. Variasi ukuran npartikel dan fraksi volume dilakukan guna mendapatkan sifat mekanis yang maksimal. Pada penelitian ini dilakukan pada material komposit hasil proses stirr casting dengan ukuran partikel 275# dan 325# pada frakksi volume 7,5% dan 10% Al2O3. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui laju korosi pada material komposit A/Al2O3 hasil stirr casting. Pengaruh perlakuan panas T6 (solution heat treaatment dan artificial aging ) pada komposit AVAl2O3 dilakukan untuk mengetahui perubahan laju korosi, nilai kekerasan dan struktur mikro material komposit AV/A12O3 terhadap material yang tidak dilakukan perlakuan panas T6. Hasil penelitian menunjukkan pada pengujian kekerasan material yang dilakukan perlakuan panas T6 menurun dibandingkan tanpa perlakuan panas T6 pada komposit ukuran partikel 270# dengan fraksi volume 7,5% kekerasan menurun hingga 50%, setelah dilakukan perlakuan panas T6 sebesar 44,87 HB dari 88,2 HB, dan pada ukuran partikel 270# dengan fraksi volume 10% kekerasan menurun menjadi 88,8 HB dari 91,5 HB. Sedangkan pada ukuran partikel 325# dengan fraksi volume 7,5% kekerasan menurun menjadi 71,4 HB dari material yang tidak dilakukan perlakuan panas T6 sebesar 98,3 HB, untuk fraksi volume 10% kekerasan sebesar 100,1 HB turun menjadi 60,23 HB. Pada data hasil pengujian korosi pada ukuran partikel 7,5 % Al2O3, 270# hasil proses T6 menurun menjadi 9,66 mpy yang sebelumnya 17,00 mpy. Untuk 10% Al2O3, 270# sedikit peningkatan tanpa perlakuan panas T6 5,15 mpy menjadi 6,00 mpy. Sedangkan pada 7,5% Al2O3, 325# terjadi peningkatan laja korosi estela dilakukan perlakuan panas T6 dari 13,37 mpy menjadi 29,43 mpy dan pada 10% Al2O3, 325# terjadi pula peningkatan dari 23 mpy menjadi 26,25 mpy struktur mikro yang terlihat menunjukan presipitat yang berbentuk halus dan pada sempel yang dilakukan perlakuan panas T6 terdapat poros pada usuran partikel 325#.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy | |||||||||
| Divisions: | 03-Fakultas Teknik > 27201-Jurusan Teknik Metalurgi | |||||||||
| Depositing User: | SISWA MAGANG FT | |||||||||
| Date Deposited: | 25 Sep 2025 04:47 | |||||||||
| Last Modified: | 25 Sep 2025 04:47 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/54945 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
