Dewi, Ratna sari (2015) Turnitin JPSD 2015, Perilaku Anti Sosial Pada Anak Sekloah Dasar. Perilaku Anti Sosial Pada Anak Sekloah Dasar, 1 (2). pp. 1-13. ISSN 2503-0558.
|
Text
21 (1).pdf Download (2MB) |
Abstract
Perilaku Anti Sosial merupakan perilaku negatif atau perilaku yang menyimpang dari norma-norma, baik aturan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun hukum. Jenis perilaku anti sosial pada anak sekolah dasar diantaranya perilaku negativisme, agresi dan tingkah laku menguasai. Faktor risiko yang menyebabkan perilaku anti sosial pada anak-anak dapat dikategorikan sebagai faktor pribadi (personal risk factors), keluarga (family risk factors), berkaitan dengan sekolah (school-related risk factors) dan sosial (social risk factors). Upaya penanganan anak dengan anti sosial dapat dilakukan dengan upaya orang tua menerapkan pola asuh authoritative. Jika terlanjur berperilaku anti sosial pada taraf melanggar hukum negara, maka orang tua harus membawa anaknya untuk melakukan terapi gangguan kepribadian, yang disebut Terapi Perilaku Dialektikal. Sedangkan yang dapat diupayakan guru dalam menangani anak anti sosial adalah dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif serta memberikan perhatian Psikologi dan Perkembangan Multiple Intelegensi Anak. Selain itu masyarakat dapat memberikan kontribusi dalam penanganan anak anti sosial dengan cara menumbuhkan norma sosial yang baik serta tersedianya tayangan media massa yang memberikan tuntunan baik bagi anak.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 86206-Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | Ratna Sari Dewi |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:43 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:43 |
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/23906 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
