Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENYALAHGUNAAN HARTA WARISAN OLEH AHLI WARIS YANG MENJUAL HARTA WARISAN TANPA PERSETUJUAN AHLI WARIS LAIN DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN BERDASARKAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Maja Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Provinsi Banten)

Ramadhan, Ikhsan Habib (2022) PENYALAHGUNAAN HARTA WARISAN OLEH AHLI WARIS YANG MENJUAL HARTA WARISAN TANPA PERSETUJUAN AHLI WARIS LAIN DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN BERDASARKAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Maja Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Provinsi Banten). S1 thesis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text (Skripsi)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_fulltext.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (2MB)
[img] Text (Skripsi)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_01.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (1MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_02.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (681kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_03.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (428kB)
[img] Text (SKIRPSI)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_04.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (565kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_05.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (296kB)
[img] Text (SKIRPSI)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_Ref.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (417kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Ikhsan Habib Ramadhan_1111180204_Lamp.pdf
Restricted to Registered users only until 21 December 2022.

Download (212kB)

Abstract

Family conflicts often occur in the community, especially regarding the distribution of inherited land. One of them is the seizure of inheritance land because one of the heirs sells the inherited land unilaterally, as happened in Maja Village, Maja District, Lebak Regency, Banten Province with the identification of the problem is the misuse of inherited property by heirs who sell assets inheritance without the consent of other heirs in the distribution of inheritance based on the Compilation of Islamic Law (KHI), What are the legal consequences of misusing inherited property by experts the heirs who sells the inheritance without the consent of the other heirs distribution of inheritance based on the Compilation of Islamic Law (KHI). Namely the theory of legal certainty according to Satjipto Rahardjo and the theory of legal justice according to Aritoteles. The research method used is normative research using or based on laws and regulations, court decisions, and existing legal theory. Sources of data used are secondary data sources through books, journals, and the Compilation of Islamic Law and primary data sources through interviews. The results showed that the conflict over the inheritance land was triggered by a misunderstanding between the heirs. The case started with the inheritance land which was sold by one of the heirs after the legal distribution of the inheritance, but it was sold without the knowledge of the other heirs. Efforts to resolve the family conflict are based on the Compilation of Islamic Law in accordance with Article 183 which states that the experts can agree to make peace in the distribution of inheritance, after each is aware of his share, then adjusts it to what is in article 171. Although the distribution has deviations from The Islamic inheritance system is a 2:1 division, but as long as the distribution has been voluntarily approved by the heirs, then this is not a problem. The conclusion of the research is that misuse of inheritance is contrary to what should be accordance with article 183 KHI with balanced justice and the legal consequences of misuse can be filed I court (article 183 KHI) or with peace (article 188 KHI).

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorTahir, Palmawati195902031986012002
Thesis advisorAnwar, Jarkasi197003012008121002
Additional Information: Konflik keluarga kerap terjadi di tengah masyarakat, terutama terkait pembagian tanah warisan. Salah satunya adalah terjadinya perebutan tanah warisan karena salah satu ahli waris menjual tanah warisan secara sepihak, seperti yang terjadi di Desa Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak Provinsi Banten dengan identifikasi masalah sebagai berikut, Apakah penyalahgunaan harta warisan oleh ahli waris yang menjual harta warisan tanpa persetujuan ahli waris lain dalam pembagian harta warisan berdasarkan Kompilasi Hukum Islam (KHI), Apakah akibat hukum dari dalam penyalahgunaan harta warisan oleh ahli waris yang menjual harta warisan tanpa persetujuan ahli waris lain dalam pembagian harta warisan berdasarkan Kompilasi Hukum Islam (KHI). teori yang digunakan yaitu teori kepastian hukum menurut Satjipto Rahardjo dan teori keadilan hukum menurut Aritoteles. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan menggunakan atau berdasarkan pada peraturan perundang-undangan, keputusan-keputusan pengadilan, serta teori hukum yang ada. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder melalui buku, jurnal, dan Kompilasi Hukum Islam dan sumber data primer melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik perebutan tanah warisan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antara para ahli waris. Kasus berawal dari tanah warisan yang dijual oleh salah satu ahli waris setelah adanya pembagian harta warisan secara sah, namun dijual tanpa sepengetahuan ahli waris lainnya. Upaya untuk menyelesaikan konflik keluarga tersebut berdasar Kompilasi Hukum Islam sesuai dengan Pasal 183 yang menyatakan bahwa Para ahli dapat bersepakat melakukan perdamaian dalam pembagian harta warisan, setelah masing-masing menyadari bagiannya, kemudian menyesuaikan dengan yang ada dalam pasal 171. Meski pembagian tersebut terdapat penyimpangan dari sistem kewarisan Islam yaitu pembagian 2 : 1, namun asalkan pembagian tersebut telah disetujui ahli waris dengan suka rela, maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Kesimpulan penelitian yaitu penyalahgunaan harta warisan bertentangan dengan yang seharusnya sesuai pasal 183 KHI dengan keadilan berimbang dan akibat hukum penyalahgunaan dapat diajukan gugatan dipengadilan (Pasal 188 KHI) atau dengan perdamaian (Pasal 183 KHI).
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: 01-Fakultas Hukum
01-Fakultas Hukum > 74201-Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Ikhsan Habib Ramadhan
Date Deposited: 20 Dec 2022 11:46
Last Modified: 20 Dec 2022 11:46
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/18526

Actions (login required)

View Item View Item