Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

EVALUASI KINERJA SUBKONTRAKTOR PENYEDIA JASA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN ELIMINATION AND CHOICE TRANSLATION REALITY (ELECTRE) PADA PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI BIDANG ELEKTRIK

Putri, Nashwa (2025) EVALUASI KINERJA SUBKONTRAKTOR PENYEDIA JASA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN ELIMINATION AND CHOICE TRANSLATION REALITY (ELECTRE) PADA PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI BIDANG ELEKTRIK. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_Fulltext.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Nashwa_3333210016_01.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_02.pdf

Download (541kB)
[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_03.pdf

Download (400kB)
[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_04.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_05.pdf

Download (185kB)
[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_06.pdf

Download (289kB)
[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_Ref.pdf

Download (400kB)
[img] Text
Nashwa Putri_3333210016_Lamp.pdf

Download (435kB)

Abstract

Evaluasi kinerja subkontraktor merupakan hal yang cukup penting bagi Perusahaan untuk memastikan standar kualitas, efisiensi biaya, dan keandalan operasional, serta menjadi basis pertimbangan dalam pengambilan keputusan kontrak kerja sama jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meranking kinerja subkontraktor dengan mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Elimination and Choice Translation Reality (ELECTRE). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot dari tiga kriteria utama yaitu Operasional, Biaya, Administrasi dan sepuluh sub-kriteria melalui perbandingan berpasangan. Hasil pembobotan AHP menunjukkan Kriteria Operasional sebagai kriteria dengan bobot tertinggi yaitu sebesar 0,62322, diikuti kriteria Biaya yang memiliki bobot 0,23949, dan kriteria Administrasi dengan bobot 0,13729. Bobot ini kemudian menjadi input dalam metode ELECTRE untuk melakukan perankingan berdasarkan konsep outranking melalui perhitungan matriks concordance dan discordance. Hasil evaluasi berhasil mengidentifikasi satu subkontraktor dengan kinerja terbaik dan tiga subkontraktor dengan kinerja terendah. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi akar masalah kinerja rendah, seperti ketidakdisiplinan waktu dan kelemahan administratif, serta memberikan rekomendasi strategi perbaikan. Kombinasi AHP-ELECTRE dapat memberikan evaluasi yang objektif, sehingga tidak hanya mencerminkan kinerja saat ini tetapi juga mampu menjadi landasan strategis dalam menetapkan kelayakan subkontraktor untuk kemitraan jangka panjang

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorUmmi, NurulUNSPECIFIED
Thesis advisorGunawan, AkbarUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: AHP, ELECTRE, Evaluasi Kinerja, Kriteria, Subkontraktor
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: 03-Fakultas Teknik > 26201-Jurusan Teknik Industri
Depositing User: Nashwa Putri
Date Deposited: 20 Jan 2026 02:30
Last Modified: 20 Jan 2026 02:30
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/57297

Actions (login required)

View Item View Item