Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENGARUH AUSTENISASI DAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN, STRUKTUR MIKRO DAN KETAHANAN KOROSI BAJA TAHAN KARAT MARTENSITIK 13Cr3Mo3Ni

SOFIANDA, DENNI AHMAD (2018) PENGARUH AUSTENISASI DAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN, STRUKTUR MIKRO DAN KETAHANAN KOROSI BAJA TAHAN KARAT MARTENSITIK 13Cr3Mo3Ni. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text (Fulltext)
(Full Draft) Denni Ahmad Sofianda - 3334110691.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (Abstrak)
(Abstrak) Denni Ahmad Sofianda - 3334110691 - Copy.pdf

Download (352kB)

Abstract

Sudu Turbin adalah komponen terpenting dalam pembangkit listrik tenaga uap yang berfungsi mengubah energi potensial uap menjadi energi kinetik yang selanjutnya diubah menjadi energi mekanik untuk memutar poros turbin dan menghasilkan energi listrik [ASM Handbook Vol 13, 1992] . Salah satu aplikasi baja tahan karat digunakan pada sudu turbin pada pembangkit listrik tenaga uap dari tipe baja tahan karat martensitik tipe 13Cr karena memiliki kekuatan dan ketahanan korosi yang baik [Efendi, 2015]. Sudu turbin bekerja pada lingkungan korosif karena uap masuk ke turbin dari boiler dan bekerja pada putaran yang tinggi sehingga menjadi rentan terhadap kegagalan [Chowdury, 2003]. Untuk mengurangi dampak terhadap kegagalan tersebut dilakukan modifikasi dengan penambahan Mo dan Ni. Lalu dilakukan hot forging dan anil. Setelah itu sampel dipreparasi dan dipotong menjadi ukuran 1x1x0,5cm. Setelah itu sampel tersebut di austenisasi pada temperatur 950 0 C dengan waktu tahan 1 dan 3 jam lalu quenching dengan media oli dan udara. Setelah itu sampel di tempering dengan temperatur 650 0 C, 1000 0 C, 1050 0 C dan 1100 0 C dan waktu tahan 1 jam untuk mengetahui karakterisasi yang terbentuk. Sampel tersebut di uji kekerasan, analisa struktur mikro dan analisa laju korosi. Strukur mikro yang terbentuk adalah fasa martensit lath, austenit sisa, ferit delta, ferit dan senyawa karbida. Kekerasan tertinggi yang dihasilkan sampel ada pada temperatur 1050 C dengan waktu tahan 1 jam dengan media quenching udara sebesar 54,9 HRC. Laju korosi terendah sebesar 0,02489 mmpy pada temperatur austenisasi 950 0 C.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorJuniarsih, AndinnieUNSPECIFIED
Thesis advisorMabruri, EfendiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: baja tahan karat tipe 410, austenisasi, sruktur mikro, kekerasan, laju korosi
Subjects: Q Science > Q Science (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: 03-Fakultas Teknik > 27201-Jurusan Teknik Metalurgi
Depositing User: Perpustakaan FT
Date Deposited: 22 Jul 2024 11:34
Last Modified: 22 Jul 2024 11:34
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/39062

Actions (login required)

View Item View Item