Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

MAKNA HIPERREALITAS MASYARAKAT MODERN DALAM FILM BLACK MIRROR EPISODE NOSEDIVE (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

Gunawan, Bambang (2022) MAKNA HIPERREALITAS MASYARAKAT MODERN DALAM FILM BLACK MIRROR EPISODE NOSEDIVE (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_MAKNA HIPERREALITAS MASYARAKAT MODERN DALAM FILM BLACK MIRROR EPISODE NOSEDIVE (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES).pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_CP.pdf

Download (35MB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_01.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_02.pdf

Download (513kB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_03.pdf

Download (232kB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_04.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_05.pdf

Download (97kB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_REF.pdf

Download (319kB)
[img] Text
BAMBANG GUNAWAN_6662150040_LAMP.pdf

Download (787kB)

Abstract

Bambang Gunawan. NIM 6662150040. Skripsi. Makna Hiperrealitas Masyarakat Modern Pada Film Black Mirror Episode Nosedive (Analisis Semiotika Roland Barthes). Pembimbing I: Deviani Setyorini, S.Sos., MCMS dan Pembimbing II: Husnan Nurjuman, S.Ag., M.Si Film merupakan alat untuk menyampaikan berbagai pesan kepada khalayak melalui media massa dengan dampak yang kuat. Film merupakan salah satu bagian dari media massa yang memiliki kekuataan dalam mengkonstruksi khalayak melalui simbol – simbol yang dikirimkannya melalui setiap adegannya dan dengan didukung oleh berkembangnya teknologi dan sains selain mengkonstruksi makna, film juga mempunyai kekuataan untuk memanipulasi realitas.Konsep dasar yang digunakan dalam penelitian ini ialah Semiotika Roland Barthes yang diperkuat dengan Konsep Hiperrealitas yang dipopulerkan oleh Jean Baudrillard. Penelitian ini dilakukan pada salah satu film yang disutradarai oleh Charlie Brooker yaitu film Black Mirror episode NosediveFilm Black Mirror episode Nosedive dipilih karena bergenre fiksi ilmiah dengan tema masyarakat modern dan dampak negatif teknologi modern yang merupakan sebuah representasi dari bagian simulasi hiperrealitas Jean Baudrillard.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, paradigma konstruktivisme dan metode analisis semiotika Roland Barthes. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa hiperrealitas masyarakat modern dalam film Black Mirror episode Nosedive tergambar secara jelas bagaimana sistem rating Nosedive menyembunyikan realitas sebenarnya dan menampilkan realitas baru, menjadi alat representasi diri di media sosial dan sebagai simulasi kelas sosial yang mempengaruhi perilaku masyarakat modern. Adapun makna denotasi hiperrealitas modern berupa seseorang harus terlihat sempurna dan menyenangkan. Makna konotasi berupa masyarakat menjadi tertekan, lebih reaktif dan mudah menghakimi. Makna mitos berupa sistem rating menjadi standar dan kelas sosial untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain. Kata Kunci: Makna, Analisis, Semiotika Roland Barthes, Hiperrealitas Jean Baudrillard, Masyarakat Modern, Black Mirror, Nosedive.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorSetyorini, Deviani197808152003122002
Thesis advisorNurjuman, Husnan197808252010121003
Subjects: Communication > Public Relations Science
Divisions: 06-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: BAMBANG GUNAWAN -
Date Deposited: 19 Dec 2022 09:03
Last Modified: 19 Dec 2022 09:03
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/18527

Actions (login required)

View Item View Item