@phdthesis{eprintuntirta59516, title = {PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA}, note = {Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam proses pembelajaran di sekolah menengah atas, yang menjadi penyebab hasil belajar mereka kurang optimal. Hal ini menekankan betapa pentingnya memilih model pembelajaran yang bisa membantu peningkatan motivasi dan keterlibatan peserta didik. Self Directed Learning merupakan salah satu model yang digunakan sesuai. Tujuan studi ini adalah guna menyelidiki pengaruh penerapan model Self-Directed Learning bagi kemampuan berpikir kritis peserta didik. Studi ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif melalui metode Quasi-Experiment serta Nonequivalent Control Group Design yang mengaitkan dua kelas yakni kelas eksperimen serta kelas kontrol. Subjek studi ini ialah 87 peserta didik kelas XI.3 dan XI.10 SMA Negeri 2 Kota Serang. Data pada studi ini dikumpulkan melalui hasil Pre-Test serta Post-Test kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan instrumen tes ganda serta uraian. Analisis data dilaksanakan melalui pengujian Mann-Whitney U, dengan hipotesis H{$_0$} yang menyatakan bahwasanya tidak ditemukan dampak bagi model Self-Directed Learning bagi kemampuan berpikir kritis peserta didik serta H{$_1$} yang menyatakan bahwasanya ada pengaruhnya. Hasil analisis memperlihatkan nilai Asymp. Sig {\ensuremath{<}} 0,001 memperlihatkan bahwasanya penerimaan bagi H{$_1$} serta penolakan bagi H{$_0$}. Perihal tersebut memperlihatkan bahwasanya implementasi model Self-Directed Learning mempunyai dampak positif bagi pengembangan kapabilitas berpikir kritis peserta didik.}, month = {April}, school = {Universitas Sultan Ageng Tirtayasa}, author = {Laela Rahma Julianti}, year = {2026}, url = {https://eprints.untirta.ac.id/59516/}, abstract = {Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam proses pembelajaran di sekolah menengah atas, yang menjadi penyebab hasil belajar mereka kurang optimal. Hal ini menekankan betapa pentingnya memilih model pembelajaran yang bisa membantu peningkatan motivasi dan keterlibatan peserta didik. Self Directed Learning merupakan salah satu model yang digunakan sesuai. Tujuan studi ini adalah guna menyelidiki pengaruh penerapan model Self-Directed Learning bagi kemampuan berpikir kritis peserta didik. Studi ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif melalui metode Quasi-Experiment serta Nonequivalent Control Group Design yang mengaitkan dua kelas yakni kelas eksperimen serta kelas kontrol. Subjek studi ini ialah 87 peserta didik kelas XI.3 dan XI.10 SMA Negeri 2 Kota Serang. Data pada studi ini dikumpulkan melalui hasil Pre-Test serta Post-Test kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan instrumen tes ganda serta uraian. Analisis data dilaksanakan melalui pengujian Mann-Whitney U, dengan hipotesis H{$_0$} yang menyatakan bahwasanya tidak ditemukan dampak bagi model Self-Directed Learning bagi kemampuan berpikir kritis peserta didik serta H{$_1$} yang menyatakan bahwasanya ada pengaruhnya. Hasil analisis memperlihatkan nilai Asymp. Sig {\ensuremath{<}} 0,001 memperlihatkan bahwasanya penerimaan bagi H{$_1$} serta penolakan bagi H{$_0$}. Perihal tersebut memperlihatkan bahwasanya implementasi model Self-Directed Learning mempunyai dampak positif bagi pengembangan kapabilitas berpikir kritis peserta didik.} }