relation: https://eprints.untirta.ac.id/59419/ title: Analisis Pengaruh Panas terhadap Kekuatan Tarik Sambungan Rekat Epoxy pada Batang Aluminium creator: WIBOWO, ARIQ AZKA subject: Q Science (General) subject: QD Chemistry subject: TA Engineering (General). Civil engineering (General) subject: TJ Mechanical engineering and machinery description: Perkembangan teknologi manufaktur menuntut metode penyambungan material yang efisien, ringan, dan memiliki kekuatan mekanik tinggi. Sambungan rekat menggunakan adhesive epoxy menjadi alternatif yang menjanjikan dibandingkan metode konvensional, khususnya untuk material aluminium. Namun, kinerja sambungan rekat sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, terutama suhu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu terhadap kekuatan tarik sambungan rekat epoxy pada batang aluminium 6061 menggunakan metode uji tarik standar ASTM D1002. Spesimen dibuat dalam konfigurasi single lap joint dan direkatkan menggunakan epoxy dua komponen J-B Weld Original Cold-Weld. Pengujian dilakukan pada empat variasi suhu, yaitu suhu ruang (±25°C), 100°C, 200°C, dan 300°C. Parameter yang dianalisis meliputi kekuatan tarik maksimum, beban patah, mode kegagalan sambungan, serta perubahan struktur kimia epoxy menggunakan analisis FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada suhu ruang dengan nilai rata-rata 82,30 MPa, yang menunjukkan performa optimal sambungan rekat. Pada suhu 100°C terjadi penurunan kekuatan tarik menjadi 69,06 MPa, sedangkan pada suhu 200°C kekuatan tarik relatif meningkat kembali hingga 79,72 MPa. Penurunan paling signifikan terjadi pada suhu 300°C dengan kekuatan tarik rata-rata hanya 33,70 MPa, yang menandakan terjadinya degradasi struktural pada material epoxy. Mode kegagalan berubah dari dominan cohesive failure pada suhu ruang menjadi adhesive failure pada suhu tinggi. Analisis FTIR mengonfirmasi adanya perubahan gugus fungsi epoxy akibat pemanasan tinggi yang berkontribusi terhadap penurunan kekuatan rekat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa suhu ruang merupakan kondisi optimal bagi kinerja sambungan rekat epoxy, sedangkan suhu 300°C merupakan suhu kritis yang menyebabkan penurunan kekuatan secara drastis. date: 2025-08-17 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/1/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_Fulltext.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/2/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_01.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/3/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_02.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/4/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_03.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/5/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_04.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/6/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_05.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/7/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_Ref.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/8/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_Lamp.pdf format: text language: id identifier: https://eprints.untirta.ac.id/59419/9/Ariq%20Azka%20Wibowo_3331190079_CP.pdf identifier: WIBOWO, ARIQ AZKA (2025) Analisis Pengaruh Panas terhadap Kekuatan Tarik Sambungan Rekat Epoxy pada Batang Aluminium. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.