eprintid: 59117 rev_number: 28 eprint_status: archive userid: 27104 dir: disk0/00/05/91/17 datestamp: 2026-03-09 03:42:44 lastmod: 2026-03-09 03:42:44 status_changed: 2026-03-09 03:42:44 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Setiawan, Teddy creators_id: 7790240007 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Wahyudi, Hadi contributors_name: Suprayogi, Dedy Triawan contributors_id: 197101162002121001 contributors_id: 198206212022031001 corp_creators: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa corp_creators: Fakultas Teknik corp_creators: Magister Teknik Mesin title: ANALISA KEGAGALAN DAN USIA FATIK PIPA API 5L X65 MELALUI BURST TEST DAN STUDI SIMULASI METODE ELEMEN HINGGA ispublished: pub subjects: TJ divisions: FT divisions: Mesin full_text_status: restricted note: Pipa baja API X65 banyak digunakan pada jaringan transmisi minyak dan gas karena mampu menahan tekanan internal yang tinggi. Namun demikian, beban tekanan statis maupun siklik tetap berpotensi menimbulkan kerusakan serius selama masa operasi. Penelitian ini mengkaji kemampuan pipa menahan tekanan pecah serta memprediksi umur pipa akibat pertumbuhan retak. Pendekatan yang digunakan adalah analisis elemen hingga (FEA) yang terlebih dahulu diuji ketepatannya melalui pembanding dengan hasil uji burst skala penuh. Dari pengujian, didapatkan nilai tekanan pecah sebesar 52,73 MPa untuk pipa berdiameter 14 inci dengan tebal 14,3 mm dan 48,37 MPa untuk pipa berdiameter 12 dengan tebal 12,7 mm. Sementara itu, prediksi FEA menghasilkan nilai 50,06 MPa dan 48,63 MPa, dengan selisih kurang dari 5%. Hasil ini menunjukkan bahwa model numerik mampu menggambarkan perilaku pengujian dengan baik. Distribusi tegangan juga memperlihatkan konsentrasi tertinggi pada sisi dalam dinding pipa, sejalan dengan lokasi awal terjadinya retak longitudinal. Hasil analisis lanjutan melalui kajian fatik, yang dilakukan setelah model burst test dan FEA tervalidasi, menunjukkan bahwa peningkatan tekanan operasi mempercepat perambatan retak dan menurunkan umur pipa. Hal ini menegaskan bahwa pengendalian tekanan operasi merupakan faktor kunci dalam manajemen integritas pipa API X65. abstract: Pipa baja API X65 banyak digunakan pada jaringan transmisi minyak dan gas karena mampu menahan tekanan internal yang tinggi. Namun demikian, beban tekanan statis maupun siklik tetap berpotensi menimbulkan kerusakan serius selama masa operasi. Penelitian ini mengkaji kemampuan pipa menahan tekanan pecah serta memprediksi umur pipa akibat pertumbuhan retak. Pendekatan yang digunakan adalah analisis elemen hingga (FEA) yang terlebih dahulu diuji ketepatannya melalui pembanding dengan hasil uji burst skala penuh. Dari pengujian, didapatkan nilai tekanan pecah sebesar 52,73 MPa untuk pipa berdiameter 14 inci dengan tebal 14,3 mm dan 48,37 MPa untuk pipa berdiameter 12 dengan tebal 12,7 mm. Sementara itu, prediksi FEA menghasilkan nilai 50,06 MPa dan 48,63 MPa, dengan selisih kurang dari 5%. Hasil ini menunjukkan bahwa model numerik mampu menggambarkan perilaku pengujian dengan baik. Distribusi tegangan juga memperlihatkan konsentrasi tertinggi pada sisi dalam dinding pipa, sejalan dengan lokasi awal terjadinya retak longitudinal. Hasil analisis lanjutan melalui kajian fatik, yang dilakukan setelah model burst test dan FEA tervalidasi, menunjukkan bahwa peningkatan tekanan operasi mempercepat perambatan retak dan menurunkan umur pipa. Hal ini menegaskan bahwa pengendalian tekanan operasi merupakan faktor kunci dalam manajemen integritas pipa API X65. date: 2026-03-09 date_type: published pages: 62 institution: Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa department: Magister Teknik Mesin thesis_type: masters thesis_name: mphil citation: Setiawan, Teddy (2026) ANALISA KEGAGALAN DAN USIA FATIK PIPA API 5L X65 MELALUI BURST TEST DAN STUDI SIMULASI METODE ELEMEN HINGGA. Master thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/1/TeddySetiawan_7790240007_Fulltext.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/2/TeddySetiawan_7790240007_CP.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/11/TeddySetiawan_7790240007_01_.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/4/TeddySetiawan_7790240007_02.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/5/TeddySetiawan_7790240007_03.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/6/TeddySetiawan_7790240007_04.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/7/TeddySetiawan_7790240007_05.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/8/TeddySetiawan_7790240007_Ref.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/59117/9/TeddySetiawan_7790240007_Lamp.pdf