%X Long bean production in Bogor Regency has experienced a significant decline. One of the triggers is insect pest attacks, especially during the generative phase, which causes significant losses. Although it is known that pest problems are already threatening, ecological data regarding the community structure (diversity and dominance) of insect pests in long bean plantations during the generative phase in the Susukan Village area are still not specifically available. Therefore, this study aimed to identify the types of insect pests, analyze the diversity index (H') using Shannon-Wiener, and determine the dominance index (C) using Simpson. The study was conducted in three land locations in Susukan Village, Bojonggede District, with sampling for four weeks using a combination of sweep nets, yellow pan traps, and light traps. A total of 141 insect species were found, of which 61 species were identified as pests with a total population of 2,269 individuals. The main pests found included Ophiomyia phaseoli, Aphis craccivora, Empoasca fabae, Maruca vitrata, Monolepta leayana, Etiella zinckenella, Hymenia recurvalis, Megalurothrips usitatus, and Spodoptera litura. The analysis results showed an average Diversity Index (H') of 1.88 (moderate), and a Dominance Index (C) of 0.25 (low). Moderate levels of diversity and low dominance indicate a relatively stable insect pest community. These data serve as an important reference for determining ecologically based pest control strategies. %D 2026 %A JIHAN SAFITRI %T KEANEKARAGAMAN DAN DOMINANSI SERANGGA HAMA PADA TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis) FASE GENERATIF DI DESA SUSUKAN KECAMATAN BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT %O Produksi kacang panjang di Kabupaten Bogor mengalami penurunan yang signifikan. Salah satu pemicunya adalah serangan hama serangga, terutama pada fase generatif, yang menyebabkan kerugian yang signifikan. Meskipun diketahui bahwa masalah hama sudah mengancam, data ekologi mengenai struktur komunitas (keanekaragaman dan dominasi) hama serangga di perkebunan kacang panjang pada fase generatif di wilayah Desa Susukan masih belum tersedia secara spesifik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis hama serangga, menganalisis indeks keanekaragaman (H') menggunakan Shannon-Wiener, dan menentukan indeks dominasi (C) menggunakan Simpson. Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi lahan di Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, dengan pengambilan sampel selama empat minggu menggunakan kombinasi jaring sapu, perangkap panci kuning, dan perangkap cahaya. Sebanyak 141 spesies serangga ditemukan, di mana 61 spesies diidentifikasi sebagai hama dengan total populasi 2.269 individu. Hama utama yang ditemukan antara lain Ophiomyia phaseoli, Aphis craccivora, Empoasca fabae, Maruca vitrata, Monolepta leayana, Etiella zinckenella, Hymenia recurvalis, Megalurothrips usitatus, dan Spodoptera litura. Hasil analisis menunjukkan Indeks Keanekaragaman (H') rata-rata sebesar 1,88 (sedang), dan Indeks Dominasi (C) sebesar 0,25 (rendah). Tingkat keanekaragaman yang sedang dan dominasi yang rendah menunjukkan komunitas hama serangga yang relatif stabil. Data ini berfungsi sebagai referensi penting untuk menentukan strategi pengendalian hama berbasis ekologi. %I UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA %L eprintuntirta59015