TY - THES N1 - Penelitian ini mengkaji penggunaan eufemisme dan disfemisme pada Penulisan Judul Berita Kasus Pelecehan Seksual dalam Kompas.com edisi Januari 2024 ? Januari 2025. Tujuan penelitian ini meliputi tiga hal: (1) mendeskripsikan bentuk dan fungsi penggunaan eufemisme pada penulisan judul berita kasus pelecehan seksual dalam Kompas.com edisi Januari 2024 ? Januari 2025; (2) mendeskripsikan bentuk dan fungsi penggunaan disfemisme pada penulisan judul berita kasus pelecehan seksual dalam Kompas.com edisi Januari 2024 ? Januari 2025; dan (3) mendeskripsikan implikasi penggunaan eufemisme dan disfemisme terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks berita SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, simak, catat, dan studi pustaka. Data dalam penelitian berupa kata, frasa dan kalimat yang termasuk ke jenis eufemisme dan disfemisme yang ditemukan pada judul berita kasus pelecehan seksual pada Kompas.com edisi Januari 2024 ? Januari 2025. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 26 data, terdiri atas 19 eufemisme dan 7 disfemisme. Bentuk eufemisme yang ditemukan meliputi delapan bentuk: (1) metafora sebanyak 1 data; (2) pemodelan kembali sebanyak 3 data; (3) sirkumlokusi sebanyak 1 data; (4) singkatan sebanyak 1 data; (5) satu kata untuk menggantikan satu kata yang lain sebanyak 5 data; (6) makna di luar pernyataan sebanyak 2 data; (7) jargon sebanyak 5 data; dan (8) kolokial sebanyak 1 data. Fungsi eufemisme yang ditemukan meliputi dua fungsi: (1) untuk menghaluskan ucapan sebanyak 11 data; dan (2) menyamarkan makna atau mengaburkan makna sebanyak 8 data. Sementara itu, bentuk disfemisme meliputi tiga bentuk: (1) metafora sebanyak 1 data; (2) satu kata untuk menggantikan satu kata yang lain sebanyak 3 data; dan (3) kolokial sebanyak 3 data. Fungsi disfemisme yang ditemukan meliputi dua fungsi; (1) untuk memberikan kesan menakutkan sebanyak 4 data; dan (2) memberikan rasa ketidaknyamanan psikologis sebanyak 3 data. Selanjutnya implikasi hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas VII pada materi teks berita sesuai Kurikulum Merdeka. Kata kunci: disfemisme, eufemisme, pelecehan seksual, teks berita. A1 - ULFI, FAUZIANA TI - Eufemisme dan Disfemisme pada Penulisan Judul Berita Kasus Pelecehan Seksual dalam Kompas.com edisi Januari 2024 ? Januari 2025 N2 - This study examines the use of euphemisms and dysphemisms in the writing of headlines for sexual harassment cases in Kompas.com from January 2024 to January 2025. The objectives of this study are threefold: (1) to describe the form and function of euphemism use in the writing of headlines for sexual abuse cases in Kompas.com from January 2024 to January 2025; (2) to describe the forms and functions of dysphemism in the writing of headlines for sexual harassment cases in Kompas.com from January 2024 to January 2025; and (3) to describe the implications of the use of euphemism and dysphemism for the teaching of Indonesian language in junior high school seventh grade news text material. This study used a qualitative descriptive method. The data collection techniques used were documentation, observation, note-taking, and literature study. The data in this study consisted of words, phrases, and sentences that were classified as euphemisms and dysphemisms found in the headlines of sexual abuse cases on Kompas.com from January 2024 to January 2025. Based on the analysis results, 26 data were found, consisting of 19 euphemisms and 7 dysphemisms. The forms of euphemisms found include eight forms: (1) metaphors, 1 data; (2) rephrasing, 3 data; (3) circumlocution, 1 data; (4) abbreviations, 1 data; (5) one word to replace another word, amounting to 5 data points; (6) meaning beyond the statement, amounting to 2 data points; (7) jargon, amounting to 5 data points; and (8) colloquialisms, amounting to 1 data point. The functions of euphemisms found include two functions: (1) to soften speech, 11 data; and (2) to disguise or obscure meaning, 8 data. Meanwhile, the forms of dysphemism include three forms: (1) metaphors in 1 data; (2) one word to replace another in 3 data; and (3) colloquialisms in 3 data. The functions of dysphemism found include two functions: (1) to give a frightening impression in 4 data; and (2) to give a sense of psychological discomfort in 3 data. Furthermore, the implications of this study's results can be utilized in teaching Indonesian language to seventh-grade junior high school students in news text material in accordance with the Merdeka Curriculum. Keywords: dysphemisms, euphemisms, news texts, sexual harassment. PB - UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA Y1 - 2026/// M1 - sarjana ID - eprintuntirta58875 AV - restricted EP - 297 UR - https://eprints.untirta.ac.id/58875/ ER -