eprintid: 58800 rev_number: 17 eprint_status: archive userid: 12130 dir: disk0/00/05/88/00 datestamp: 2026-02-26 03:53:04 lastmod: 2026-02-26 03:53:04 status_changed: 2026-02-26 03:53:04 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: KHANSA, JASMINE AMIRA creators_id: 3334210013 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: JUNIARSIH, ANDINNIE contributors_name: PUTRA, SANDI contributors_id: 198406032008122002 contributors_id: 10308021 corp_creators: UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA corp_creators: FAKULTAS TEKNIK corp_creators: JURUSAN TEKNIK METALURGI title: PENGARUH JENIS AIR DAN PH TERHADAP KADAR DAN RECOVERY TEMBAGA DI CIRCUIT ROUGHER-SCAVENGER ispublished: pub subjects: TN subjects: TP divisions: FT divisions: Metalurgi full_text_status: restricted note: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis air dan variasi pH terhadap kinerja flotasi tembaga pada rangkaian Rougher-Scavenger. Tiga jenis air digunakan sebagai media flotasi, yaitu air laut, air laut treatment, dan air asam tambang (air santong), dengan variasi pH sebesar 9, 10, dan 10,5. Pengujian flotasi dilakukan menggunakan sel flotasi berkapasitas 2 liter dengan skema flotasi kinetik untuk merepresentasikan kondisi operasional di lapangan. Parameter utama yang dianalisis meliputi kadar dan perolehan (recovery) tembaga pada setiap kondisi pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis air dan pH memiliki pengaruh signifikan terhadap performa flotasi tembaga. Air laut treatment secara konsisten memberikan hasil terbaik dibandingkan dua jenis air lainnya, terutama pada pH 10, dengan peningkatan kadar tembaga sekitar 17% dan nilai recovery mencapai 98%. Pada pH 10,5, air laut treatment tetap menunjukkan kinerja optimal dalam menghasilkan kadar tembaga tertinggi, meskipun memerlukan penambahan kapur yang lebih besar akibat sifat penyangga (buffering) pada sistem. Sementara itu, penggunaan air santong cenderung meningkatkan recovery pada pH tinggi, namun diikuti oleh penurunan selektivitas yang tercermin dari kadar tembaga yang lebih rendah. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan jenis air flotasi dan pengendalian pH yang tepat merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan selektivitas proses flotasi tembaga pada circuit Rougher-Scavenger. abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis air dan variasi pH terhadap kinerja flotasi tembaga pada rangkaian Rougher-Scavenger. Tiga jenis air digunakan sebagai media flotasi, yaitu air laut, air laut treatment, dan air asam tambang (air santong), dengan variasi pH sebesar 9, 10, dan 10,5. Pengujian flotasi dilakukan menggunakan sel flotasi berkapasitas 2 liter dengan skema flotasi kinetik untuk merepresentasikan kondisi operasional di lapangan. Parameter utama yang dianalisis meliputi kadar dan perolehan (recovery) tembaga pada setiap kondisi pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis air dan pH memiliki pengaruh signifikan terhadap performa flotasi tembaga. Air laut treatment secara konsisten memberikan hasil terbaik dibandingkan dua jenis air lainnya, terutama pada pH 10, dengan peningkatan kadar tembaga sekitar 17% dan nilai recovery mencapai 98%. Pada pH 10,5, air laut treatment tetap menunjukkan kinerja optimal dalam menghasilkan kadar tembaga tertinggi, meskipun memerlukan penambahan kapur yang lebih besar akibat sifat penyangga (buffering) pada sistem. Sementara itu, penggunaan air santong cenderung meningkatkan recovery pada pH tinggi, namun diikuti oleh penurunan selektivitas yang tercermin dari kadar tembaga yang lebih rendah. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan jenis air flotasi dan pengendalian pH yang tepat merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan selektivitas proses flotasi tembaga pada circuit Rougher-Scavenger. date: 2026-02-26 date_type: published pages: 92 institution: Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa department: TEKNIK METALURGI thesis_type: sarjana thesis_name: sarjana citation: KHANSA, JASMINE AMIRA (2026) PENGARUH JENIS AIR DAN PH TERHADAP KADAR DAN RECOVERY TEMBAGA DI CIRCUIT ROUGHER-SCAVENGER. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/1/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_Fulltext..pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/2/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_01.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/3/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_02.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/4/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_03.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/5/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_04.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/6/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_05.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/7/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_Ref..pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/8/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_Lamp..pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58800/9/Jasmine%20Amira%20Khansa_3334210013_CP.pdf