eprintid: 58599 rev_number: 52 eprint_status: archive userid: 26651 dir: disk0/00/05/85/99 datestamp: 2026-02-20 01:53:30 lastmod: 2026-02-20 01:53:30 status_changed: 2026-02-20 01:53:30 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: 1111210008@untirta.ac.id creators_name: Nurasiah, Nurasiah creators_id: 1111210008 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: TAHIR, PALMAWATI contributors_name: LUTHFIA, CHAULA contributors_id: 195912311986012012 contributors_id: 199109132022032009 corp_creators: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa corp_creators: Fakultas Hukum corp_creators: Ilmu Hukum title: Analisis Terhadap Persepsi Tokoh Agama Islam Tentang Perkawinan Akibat Hamil Di Luar Nikah Menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) (Studi Kasus Di Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang Banten) ispublished: pub subjects: BL subjects: HQ divisions: FH divisions: IH full_text_status: restricted keywords: Tokoh Agama, Hamil di Luar Nikah, Kompilasi Hukum Islam. Religious Leaders, Premarital Pregnancy, Compilation of Islamic Law note: Fenomena kehamilan di luar nikah merupakan persoalan sosial dan keagamaan yang masih sering terjadi di masyarakat, khususnya di lingkungan masyarakat Muslim. Kasus tersebut menimbulkan berbagai permasalahan, baik dari segi moral, sosial, maupun hukum, terutama terkait keabsahan perkawinan dan status anak yang dilahirkan. Dalam konteks hukum Islam di Indonesia, Kompilasi Hukum Islam (KHI) menjadi salah satu rujukan penting dalam menentukan keabsahan perkawinan akibat kehamilan di luar nikah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tokoh agama memandang bahwa perkawinan akibat kehamilan di luar nikah dapat dilakukan apabila memenuhi syarat dan rukun nikah yang sah menurut syariat Islam, serta dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Namun demikian, mereka menegaskan bahwa perbuatan zina yang menyebabkan kehamilan tetap merupakan dosa besar yang harus disesali dan tidak dibenarkan oleh agama. Berdasarkan Pasal 53 KHI, perkawinan wanita hamil di luar nikah dapat dilangsungkan dengan pria yang menghamilinya tanpa menunggu kelahiran anak, dengan catatan tidak ada halangan hukum. Akan tetapi, anak yang lahir dari hubungan tersebut hanya memiliki hubungan nasab dengan ibunya, bukan dengan laki-laki yang menghamilinya, kecuali setelah adanya perkawinan yang sah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa persepsi tokoh agama Islam terhadap perkawinan akibat hamil di luar nikah didasari oleh upaya untuk menyeimbangkan antara aspek hukum, moral, dan kemaslahatan sosial. Mereka menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri, mencegah perzinaan, serta mengedepankan nilai tanggung jawab dan taubat dalam menyikapi kasus kehamilan di luar nikah. Tokoh Agama, Hamil di Luar Nikah, Kompilasi Hukum Islam. abstract: The phenomenon of premarital pregnancy remains a significant social and religious issue within Muslim communities. This situation creates moral, social, and legal challenges, particularly concerning the validity of marriage and the legal status of the child born. Within the framework of Islamic law in Indonesia, the Compilation of Islamic Law (KHI) serves as an important reference for determining the legitimacy of marriages resulting from premarital pregnancy. This research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. The findings reveal that most religious leaders agree that marriage resulting from premarital pregnancy is permissible if it fulfills the essential requirements and pillars of marriage according to Islamic law and is viewed as a moral and social responsibility. Nevertheless, they affirm that the act of fornication leading to such pregnancy is a major sin that must be repented. Based on Article 53 of the KHI, a pregnant woman outside of marriage may marry the man responsible for her pregnancy without waiting for the birth of the child, provided there are no legal obstacles. However, the child born from the relationship is legally affiliated only with the mother unless a legitimate marriage has taken place. In conclusion, the perceptions of Islamic religious leaders regarding marriage due to premarital pregnancy reflect an effort to balance legal, moral, and social welfare considerations. They emphasize the importance of maintaining chastity, avoiding adultery, and promoting repentance and responsibility when dealing with cases of premarital pregnancy in society. Religious Leaders, Premarital Pregnancy, Compilation of Islamic Law date: 2026-02 date_type: published pages: 96 institution: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa department: Ilmu Hukum thesis_type: sarjana thesis_name: sarjana related_url_type: pub referencetext: Abdul Manan, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam Di Indonesia, Kencana, Jakarta, 2006. Abd. Shomad, Hukum Islam (Penormaan Prinsip Syariah dalam Hukum Indonesia), Prenada Media Group, Jakarta, 2010. Adlan Sanur Tarihoran (et al), Sanksi Adat Terhadap Tindak Asusila Di TengahTengah Masyarakat Majemuk Jilid 2, Yayasan Sahabat Alam Rafflesia, Bengkulu, 2022. Ahmad Salim, Fiqih Munakahat, Umul Quro, Jakarta, 2018. Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia, Kencana, Jakarta, 2006. Asep Saepudin Jahar, Euis Nurlaelawati, Jaenal Arifin, Hukum Keluarga, Pidana & Bisnis, Kencana Prenadamedia Group, Jakarta, 2013. Asolamudin, Pernikahan Hamil Di Luar Nikah Dalam Persepsi Masyarakat, Eureka Media Aksara, Jawa Tengah, 2024. Aulia Muthiah, Hukum Islam (Dinamika Seputar Hukum Kelurga), Pustaka Baru Press, Yogyakarta, 2017. Beni Ahmad Saebani, Perkawinan Dalam Hukum Islam Dan Undang-Undang, CV Pustaka Setia, Bandung, 2008. Boedi Abdullah & Beni Ahmad Saebani, Perkawinan dan Perceraian Kelurga Muslim, CV Pustaka Setia, Bandung, 2013. Hasan Hathout, Panduan Seks Islami, Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, 2006. Khoirul Abror, Pernikahan Wanita Hamil Akibat Zina, Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat, Bandar Lampung, 2017. Mahmudin Bunyamin, Agus Hermanto, Hukum Perkawinan Islam, CV Pustaka Setia, Bandung, 2017. Mardani, Hukum Islam (Kumpulan Peraturan tentang Hukum Islam di Indonesia), Kencana, Jakarta, 2013. Saiful Millah & Asep Saepudin Jahar, Dualisme Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia, Amzah, Jakarta, 2019. Siska Lis Sulistiani, Hukum Perdata Islam (Penerapan Hukum Kelurga dan Hukum Bisnis Islam di Indonesia), Sinar Grafika, Jakarta, 2018. 21 Syafrida Hafni Sahir, Metodologi Penelitian, Kbm Indonesa, Jawa Timur, 2021. Taufiqurrohman Syahuri, Legislasi Hukum Perkawinan Di Indonesia, Kencana, Jakarta, 2013. Zaeni Asyhadie & Israfil, Hukum Islam (Suatu Pengantar), PT Raja Grafindo Persada, Depok, 2021. Zainuddin Ali, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, 2006. B. Jurnal AD, M. I. (2023). Analisis Dampak Hukum Terhadap Perkawinan Wanita Hamil Karena Zina Perspektif Hukum Islam. Madania Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan Islam, 13(1), 44-50. Atabik, A., & Mudhiiah, K. (2016). Pernikahan dan hikmahnya perspektif hukum Islam. YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam, 5(2). Azmi, A. (2021). Kawin Hamil Dan Implikasinya Terhadap Hak Keperdataan Anak Zina Menurut Khi, Hukum Positif Dan Hukum Islam. Jurnal Analisa Pemikiran Insaan Cendikia, 4(1), 37-51. Cahyono, B. (2024). Kontribusi Kantor Urusan Agama dalam Menangani Remaja Hamil di Luar Nikah Perspektif Budaya dan Hukum Islam (Studi Kasus di KUA Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(1), 484-502. Demak, R. P. K. (2018). Rukun dan syarat perkawinan menurut hukum Islam di Indonesia. Lex Privatum, 6(6). Entuu, R. R. P., & Yusuf, N. (2023). Pandangan Tokoh Masyarakat terhadap Pernikahan Wanita Hamil di Luar Nikah: Studi Kasus di Desa Buko, Kecamatan Pinogaluman. SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies, 3(1), 60-71. Farahi, A., & Ramadhita, R. (2016). Keadilan Bagi Anak Luar Kawin Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010. Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang. Firdaus, M., Syafruddin, S., & Kaharuddin, K. (2022). Peran Tokoh Agama Terhadap Pergaulan Bebas Remaja di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga. Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 20(1), 47-61. 22 Harahap, H. H., & Siregar, B. J. (2022, April). Analisis Tujuan Pernikahan Menurut Hukum Islam Dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian (Vol. 5, No. 1, pp. 114-119). Hikmah, I. N., & Husni, K. M. (2025). Hukum Pernikahan Wanita Hamil Diluar Nikah Menurut Imam Syafi’i. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(1), 97-104. Huda, S. (2015). Zina dalam Perspektif Hukum Islam dan Kitab Undang Undang Hukum Pidana. HUNAFA Jurnal Studia Islamika, 12(2), 377-397. Jarbi, M. (2019). Pernikahan menurut hukum Islam. Jurnal Pendais, 1(1), 59. Kadafi, M., & Shuhufi, M. (2024). Perlindungan dan Kedudukan Anak di luar Nikah Perspektif Fikih. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(11). Lubis, S., & Affan, S. (2022). Hukuman Bagi Pelaku Zina Menurut Hukum Islam Ditinjau Dari Hak Asasi Manusia. Stigma Jurnal Ilmu Sosial Politik Dan Humaniora, 1(2), 1-6. Millah, S. (2017). Pernikahan Wanita Yang Hamil di luar nikah dan akibat hukumnya. MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran Hadits Syari'ah dan Tarbiyah, 2(2), 39-76. Mustopa, B. (2023). Pernikahan Hamil di Luar Nikah Persfektif Hukum Islam. Maddika: Journal of Islamic Family Law, 4(1), 1-12. Nst, A. S. (2011). Menikahi Wanita Hamil Karena Zina Ditinjau dari Hukum Islam. Jurnal Ushuluddin, 17(2), 131-144. Nurwandri, A., & Syam, N. F. (2021). Analisis Pernikahan Wanita Hamil Diluar Nikah Menurut Mazhab Syafi’i Dan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Penelitian Medan Agama, 12(1), 1-12. Pongoliu, H. (2013). Kedudukan Anak Lahir Di Luar Nikah Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif. Al-Mizan (e-Journal), 9(1), 115-134. Pratama, F. D., Pebriansya, R., & Pratama, M. A. (2024). Konsep keadilan dalam pemikiran Aristoteles. Praxis: Jurnal Filsafat Terapan, 1(02). Purnama, D., & Tanjung, D. (2024). Islam dan Perlindungan Hak Anak: Tinjauan Fikih Terhadap Nasab Anak di Luar Nikah. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 12(01). Samad, M. Y. (2017). Jurnal Hukum Pernikahan Dalam Islam. Istiqra: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 5(1). 23 Setiawan, H. (2020). Pernikahan Usia Dini Menurut Pandangan Hukum Islam. Borneo: Journal Of Islamic Studies, 3(2), 59-74. Shinwanudin, M., & Zuhriyyah, L. (2021). Tinjauan Perkawinan Wanita Hamil Menurut Khi Di Indonesia. JAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal alSyakhsiyyah, 1(1), 109-115. Shodiq, T. A., & Arifin, T. (2024). Perspektif Hukum Islam Pasal 53 Tentang Pernikahan Wanita Hamil Di Luar Nikah Dan Korelasinya Dengan Hadits Riwayat Muslim. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 2(3), 382-395. Sulaiman, S. (2023). Perkawinan Wanita Hamil menurut Peraturan PerundangUndangan. Jurnal Kolaboratif Sains, 6(10), 1330-1336. Syahputri, A. Z., Della Fallenia, F., & Syafitri, R. (2023). Kerangka berfikir penelitian kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pengajaran, 2(1), 160-166. Syam, M., Habibullah, E. S., & Arijulmanan, A. (2017). Tinjauan Hamil Pra Nikah Dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 53 Perspektif Hukum Islam. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 5(10), 762-783. Tanjung, D. (2022). Menikahi Wanita Hamil di Luar Nikah. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam, 14(1), 37-50. Waluyo, B. (2020). Sahnya Perkawinan Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(1), 193-199. Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896-2910. Zulmikarnain, R. (2019). pernikahan usia muda akibat hamil di Luar Nikah di Desa Benua Baru Kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur. Portal Karya Ilmiah. C. Skripsi Madjun, M. (2019). Hukum menikahi wanita hamil karena zina (Telaah pendapat Madzhab Syafi'iyah dan ketentuannya dalam hukum positif di Indonesia) (Doctoral dissertation, UNUSIA). Putri, R. F. (2017). TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TENTANG PERKAWINAN AKIBAT PERZINAAN WANITA HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Kasus di Desa Kecapi Kecamatan Kalianda Lampung Selatan) (Doctoral dissertation, IAIN Raden Intan Lampung). 24 Rizal, M. (2022). Persepsi Tokoh Masyarakat Terhadap Kasus-Kasus Pernikahan Wanita Hamil Di Luar Nikah Di Tinjau Dari Hukum Islam (Doctoral dissertation, S1 Hukum Keluarga IAIN Syekh Nurjati Cirebon). Suroyah, M., & Prodi, H. J. H. P. I. (2017). Analisis Hukum Islam terhadap Pandangan Tokoh Masyarakat tentang Larangan Kawin Hamil di Luar Nikah di Desa Tanjangawan Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik. Undergraduate Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya. SUSANTI RANDA, S. U. S. A. N. T. I. (2018). Status Anak Luar Nikah Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Palopo). Wahab, W. A. (2024). Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menetapkan Dispensasi Nikah Berdasarkan Teori Keadilan Murtadha Muthahhari (Studi Kasus: Penetapan Di Pengadilan Agama Kuningan Nomor: 128/Pdt. P/2023/PA. Kng) (Doctoral dissertation, S1-Hukum Keluarga IAIN SNJ). citation: Nurasiah, Nurasiah (2026) Analisis Terhadap Persepsi Tokoh Agama Islam Tentang Perkawinan Akibat Hamil Di Luar Nikah Menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) (Studi Kasus Di Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang Banten). S1 thesis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/1/NURASIAH_1111210008_Fulltext.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/2/Nurasiah_1111210008_01.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/3/Nurasiah_1111210008_BAB%202.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/4/Nurasiah_1111210008_BAB%203.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/5/Nurasiah_1111210008_BAB%204.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/6/Nurasiah_1111210008_BAB%205.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/7/Nurasiah_1111210008_Ref.pdf document_url: https://eprints.untirta.ac.id/58599/8/Nurasiah_1111210008_Lam.pdf