@phdthesis{eprintuntirta58385, title = {PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN INDIKATOR LINGKUNGAN TERHADAP PENERBITAN GREEN BOND DI NEGARA BERKEMBANG}, note = {Isu global seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah menciptakan kebutuhan pendanaan besar untuk proyek berkelanjutan, menjadikan green bond sebagai instrumen keuangan yang penting. Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh kebijakan moneter (Suku Bunga Bank Sentral, Nilai Tukar, Cadangan Devisa, dan Pertumbuhan Ekonomi) dan indikator lingkungan (Emisi Karbon, dan Konsumsi Energi Terbarukan) terhadap penerbitan Green Bond di 21 negara berkembang pada tahun 2015Q1-2O24Q4. Penelitian ini menguji pengaruh jangka pendek dan jangka panjang menggunakan metode analisis PMG (Pooled Mean Group). Hasil temuan menunjukkan dalam jangka pendek, hanya konsumsi energi terbarukan berpengaruh positif signifikan terhadap penerbitan green bond. Sementara dalam jangka panjang, suku bunga bank sentral dan nilai tukar memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap penerbitan green bond, sebaliknya cadangan devisa, pertumbuhan ekonomi, dan konsumsi energi terbarukan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap penerbitan green bond.}, school = {UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA}, year = {2026}, author = {Rizqa Meliza}, keywords = {Penerbitan Green Bond, Suku Bunga Bank Sentral, Nilai Tukar, Cadangan Devisa, Pertumbuhan Ekonomi, Emisi Karbon, Konsumsi Energi Terbarukan, PMG (Pooled Mean Group) Green Bond Issuance, Central Bank Policy Rate, Exchange Rate, Foreign Exchange Reserves, Economic Growth, Carbon Emissions, Renewable Energy Consumption, PMG (Pooled Mean Group)}, abstract = {Global issues such as escalating global warming and environmental degradation have increased the demand for financing sustainable projects, making green bonds an important financial instrument. This study focuses on analyzing the influence of monetary policy (Central Bank Policy Rate, Exchange Rate, Foreign Exchange Reserves, and Economic Growth) and environmental indicators (Carbon Emissions and Renewable Energy Consumption) on green bond issuance in 21 developing nations from 2015Q1 to 2024Q4. This research examines the short-run and long-run effects using the Pooled Mean Group (PMG) analysis method. The findings demonstrate that in the short-term, renewable energy consumption shows a positive and significant influence on green bond issuance. Meanwhile, the long-term results indicate that the central bank policy rate and exchange rate exert a negative and significant influence on green bond issuance, conversely, foreign exchange reserves, economic growth, and renewable energy consumption exhibit a positive and significant influence.}, url = {https://eprints.untirta.ac.id/58385/} }