%0 Thesis %9 Master %A ALDO, JEFRI %A UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA, %A FAKULTAS TEKNIK, %A JURUSAN TEKNIK MESIN, %B Magister Teknik Mesin %D 2026 %F eprintuntirta:58374 %I Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa %P 95 %T STUDI EKSPERIMENTAL BUMPER MOBIL YANG DIPERKUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT %U https://eprints.untirta.ac.id/58374/ %X ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi fraksi volume serat serta perlakuan kimia NaOH terhadap sifat mekanik komposit epoxy–TKKS melalui pengujian impak dan bending. Variasi fraksi volume serat yang digunakan yaitu 20%, 40%, dan 60%, sedangkan perlakuan alkali dilakukan pada beberapa kondisi konsentrasi dan waktu perendaman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan kandungan serat tidak selalu meningkatkan sifat mekanik komposit. Nilai kekuatan impak tertinggi dicapai pada komposit dengan fraksi volume serat 60% dengan perlakuan NaOH 2% selama 1 jam, yaitu 0,16 Joule. Namun, peningkatan fraksi volume serat menyebabkan penurunan kemampuan menahan beban lentur akibat berkurangnya proporsi matriks sebagai pendistribusi tegangan. Nilai kekuatan bending tertinggi terdapat pada spesimen fraksi volume serat 20% dengan nilai mencapai 43,34 MPa. Semakin tinggi fraksi serat, nilai kekuatan bending terendah tercatat pada fraksi 60% sebesar 23,83 Mpa. Analisis optimasi berbasis pendekatan multi-respons melalui perhitungan Multi Response Performance Index (MRPI) menunjukkan bahwa spesimen terbaik adalah A1B1 dengan nilai MRPI 1,607996, yang mengindikasikan kombinasi parameter tersebut memiliki performa menyeluruh paling optimal antara kemampuan menyerap energi benturan dan kekuatan lentur. Secara keseluruhan, material komposit serat TKKS berpotensi digunakan pada aplikasi bumper kendaraan, namun diperlukan optimasi fraksi serat dan perlakuan kimia untuk memperoleh kesetimbangan sifat mekanik sesuai standar keselamatan otomotif. Kata kunci: Serat TKKS, komposit epoxy, fraksi volume, uji bending, uji impak. %Z ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi fraksi volume serat serta perlakuan kimia NaOH terhadap sifat mekanik komposit epoxy–TKKS melalui pengujian impak dan bending. Variasi fraksi volume serat yang digunakan yaitu 20%, 40%, dan 60%, sedangkan perlakuan alkali dilakukan pada beberapa kondisi konsentrasi dan waktu perendaman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan kandungan serat tidak selalu meningkatkan sifat mekanik komposit. Nilai kekuatan impak tertinggi dicapai pada komposit dengan fraksi volume serat 60% dengan perlakuan NaOH 2% selama 1 jam, yaitu 0,16 Joule. Namun, peningkatan fraksi volume serat menyebabkan penurunan kemampuan menahan beban lentur akibat berkurangnya proporsi matriks sebagai pendistribusi tegangan. Nilai kekuatan bending tertinggi terdapat pada spesimen fraksi volume serat 20% dengan nilai mencapai 43,34 MPa. Semakin tinggi fraksi serat, nilai kekuatan bending terendah tercatat pada fraksi 60% sebesar 23,83 Mpa. Analisis optimasi berbasis pendekatan multi-respons melalui perhitungan Multi Response Performance Index (MRPI) menunjukkan bahwa spesimen terbaik adalah A1B1 dengan nilai MRPI 1,607996, yang mengindikasikan kombinasi parameter tersebut memiliki performa menyeluruh paling optimal antara kemampuan menyerap energi benturan dan kekuatan lentur. Secara keseluruhan, material komposit serat TKKS berpotensi digunakan pada aplikasi bumper kendaraan, namun diperlukan optimasi fraksi serat dan perlakuan kimia untuk memperoleh kesetimbangan sifat mekanik sesuai standar keselamatan otomotif. Kata kunci: Serat TKKS, komposit epoxy, fraksi volume, uji bending, uji impak.