@phdthesis{eprintuntirta58309, school = {UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA}, title = {Analisis Framing Robert N. Entman terhadap Pemberitaan Kasus Pelecehan Seksual Oknum Dokter di Media Online kompas.tv dan metrotvnews.com}, author = {DINDA PUSPITA SARI}, month = {February}, year = {2026}, note = {This study analyzes how kompas.tv and metrotvnews.com represent the alleged sexual harassment case involving Dr. AY in Malang, highlighting the role of the media in framing reality through gatekeeping mechanisms. The study employs Entman's framing analysis Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgements, and Treatment Recommendations on ten news articles from both media outlets published between April and June 2025. The results reveal striking differences, kompas.tv emphasizes ethical aspects and institutional accountability, defining the problem as a violation of SOPs and a failure of internal oversight, and recommends administrative investigation and managerial improvements. In contrast, metrotvnews.com focuses on law enforcement and victim protection, framing the case as an individual crime, stressing legal transparency, and showing empathy toward the victim. These framing differences affirm that media coverage is an outcome of ideological processes, framing sensitive issues in accordance with each outlet's editorial policy.}, url = {https://eprints.untirta.ac.id/58309/}, abstract = {Penelitian ini menganalisis bagaimana kompas.tv dan metrotvnews.com merepresentasikan kasus dugaan pelecehan seksual oleh dokter AY di Malang, dengan menyoroti peran media dalam membingkai realitas melalui mekanisme gatekeeping. Studi ini menggunakan analisis framing Entman Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgement, dan Treatment Recommendation pada sepuluh berita dari kedua media periode April-Juni 2025. Hasilnya menunjukkan perbedaan mencolok kompas.tv menekankan aspek etika dan akuntabilitas institusi, mendefinisikan masalah sebagai pelanggaran SOP dan kegagalan pengawasan internal, serta merekomendasikan investigasi administratif dan perbaikan manajemen. Sementara itu, metrotvnews.com menyoroti penegakan hukum dan perlindungan korban, mendefinisikan kasus sebagai kejahatan individu, menekankan transparansi hukum, dan menunjukkan empati pada korban. Perbedaan framing ini menegaskan bahwa pemberitaan media merupakan hasil proses ideologis yang membingkai isu sensitif sesuai dengan kebijakan redaksional masing-masing. Kata kunci: Pemberitaan, Pelecehan Seksual, Analisis Framing, Robert N. Entman, kompas.tv, metrotvnews.com.} }