TY - THES M1 - sarjana KW - Analisis Spasial KW - Klasterisasi KW - K-Means KW - K-Medoids KW - TBC. EP - 63 AV - restricted TI - PERBANDINGAN ALGORITMA K-MEANS DAN ALGORITMA K-MEDOIDS UNTUK KLASTERISASI GEOGRAFIS PASIEN TBC DALAM ANALISIS PENYEBARAN PENYAKIT DI PROVINSI BANTEN ID - eprintuntirta58306 A1 - Hamdani, Shofie Muthia Putri PB - FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA Y1 - 2026/01// UR - https://eprints.untirta.ac.id/58306/ N2 - Tuberkulosis (TBC) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Provinsi Banten dengan pola penyebaran yang bervariasi antar wilayah. Perbedaan karakteristik geografis dan demografis menyebabkan perlunya pendekatan analisis spasial untuk memahami pola distribusi kasus TBC secara lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penyebaran TBC melalui metode klasterisasi serta mengelompokkan wilayah berdasarkan tingkat penyebaran TBC menjadi kategori tinggi dan rendah. Data yang digunakan merupakan data sekunder pasien TBC yang telah melalui tahapan preprocessing dan rekayasa fitur, meliputi proses geocoding fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh koordinat latitude dan longitude, serta penambahan variabel usia pasien dan kepadatan penduduk. Evaluasi hasil klasterisasi dilakukan menggunakan nilai silhouette score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means menghasilkan nilai sillhouette sebesar 0,475, sedangkan algoritma K-Medoids menghasilkan nilai silhouette sebesar 0,472, yang mengindikasikan bahwa kedua metode mampu membentuk klaster dengan kualitas yang cukup baik. Temuan ini memberikan gambaran wilayah prioritas yang berpotensi menjadi fokus dalam perencanaan intervensi penanggulangan TBC di Provinsi Banten. ER -