%0 Thesis %9 S1 %A Rizki, Havizh Muhammad %A Universitas Sultan Ageng TIrtayasa, %A Fakultas Teknik, %A Jurusan Teknik Metalurgi, %B Teknik Metalurgi %D 2026 %F eprintuntirta:58286 %I Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa %K Shape Memory Alloy Fe-based, Kandungan Karbon, Tegangan Pembebanan, Pembebanan Siklik %P 106 %T PENGARUH KANDUNGAN KARBON DAN TEGANGAN PEMBEBANAN TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KETAHANAN FATIK SHAPE MEMORY ALLOY Fe-Mn-Si-Ni-Cr-xC %U https://eprints.untirta.ac.id/58286/ %X Shape Memory Alloy (SMA) berbasis Fe-Mn-Si-Ni-Cr-C memiliki potensi besar dalam pengembangan kerangka struktur tahan gempa karena sifatnya yang mampu mengingat bentuk setelah mengalami deformasi. Penelitian ini menyelidiki pengaruh kandungan karbon sebesar 0,04%, 0,1%, dan 0,22% serta tegangan pembebanan dengan nilai 50%, 60%, 70%, 80%, dan 90% dari yield strength terhadap ketahanan fatik, struktur mikro, dan sifat mekanik berupa kekerasan. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan proses hot rolling dan solution treatment. Berdasarkan hasil penelitian, SMA memiliki struktur mikro berupa fasa austenite yang stabil pada temperatur ruang. Nilai kekerasan paduan akan meningkat seiring dengan meningkatnya kandungan karbon dan tegangan pembebanan. Selain itu, pada paduan dengan karbon 0,22% akan terbentuk karbida yang menyebabkan tingginya nilai kekerasan dibandingkan dengan paduan lainnya. Nilai kekerasan paling tinggi diperoleh pada paduan C dengan tegangan pembebanan 90%, yaitu sebesar 315,9 HV. Fasa Ɛ-martensite akan semakin banyak terbentuk seiring dengan meningkatnya tegangan pembebanan, tetapi mengalami penurunan seiring peningkatan kandungan karbon. Fasa Ɛ-martensite terbentuk paling banyak pada paduan A dengan tegangan pembebanan 90%, yaitu sebesar 18,6%. Paduan A dengan pembebanan 60% memiliki ketahanan fatik paling tinggi, mencapai lebih dari 2.000.000 siklus.