TY - THES PB - Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa EP - 189 KW - medium entropy alloy KW - aluminium KW - annealing KW - sifat mekanik KW - dan struktur mikro TI - Studi Pembuatan Medium Entropy Alloy (MEA) dengan Pengaruh Penambahan Aluminium (Al) dan Temperatur Annealing terhadap Sifat Mekanik Paduan (FeNiCo)100-xAlx N2 - Medium entropy alloy (MEA) berbasis FeNiCo menarik untuk dikembangkan karena berpotensi memiliki kombinasi kekuatan dan stabilitas struktur mikro yang baik, serta sifatnya dapat direkayasa melalui penambahan unsur paduan dan perlakuan panas. Aluminium (Al) diketahui mampu memodifikasi kestabilan fasa dan mekanisme penguatan, seperti kecenderungan terbentuknya fasa BCC/B2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan aluminium (Al) dan temperatur annealing terhadap evolusi struktur mikro serta sifat mekanik medium entropy alloy (FeNiCo)100-xAlx. Variasi komposisi Al digunakan pada rentang x = 0,25, 0,5, 0,75, dan 1. Sampel dibuat melalui proses pengecoran (as cast), kemudian diberi perlakuan panas annealing pada temperatur 600°C, 800°C, dan 1000°C selama 5 jam diikuti pendinginan cepat (water quench). Karakterisasi struktur mikro dilakukan menggunakan metalografi optik (OM), SEM-EDS, dan XRD, sedangkan sifat mekanik dievaluasi melalui uji kekerasan Micro Vickers dan uji tekan untuk memperoleh nilai yield stress dan toughness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan komposisi Al memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekerasan dan perubahan karakter struktur mikro, yang berkaitan dengan penguatan larutan padat serta kecenderungan terbentuknya fasa teratur atau keras berbasis aluminida (BCC/B2) pada kadar Al yang lebih tinggi. Perlakuan annealing memengaruhi homogenisasi segregasi dan perubahan morfologi fasa. Secara umum, nilai kekerasan meningkat setelah annealing 600°C kemudian menurun pada 800°C dan 1000°C. Tren perubahan yield stress menunjukkan ketergantungan pada kompetisi antara penguatan akibat ordering atau presipitasi halus dan pelemahan akibat recovery dan rekristalisasi serta grain growth pada temperatur annealing yang lebih tinggi. Dengan demikian, kombinasi komposisi Al dan temperatur annealing berperan penting dalam mengendalikan struktur mikro dan respons mekanik paduan (FeNiCo)100-xAlx. A1 - Naila Yasmin, Sheril AV - restricted M1 - sarjana UR - https://eprints.untirta.ac.id/58245/ Y1 - 2026/// ID - eprintuntirta58245 ER -