%D 2026 %X Pertumbuhan biofouling pada lambung kapal dapat menimbulkan dampak merugikan, seperti meningkatnya berat total dan kekasaran permukaan lambung kapal yang berujung pada meningkatnya konsumsi bahan bakar. Pengendalian biofouling umumnya dilakukan melalui pengaplikasian cat antifouling, namun cat antifouling komersial umumnya mengandung kobiosida SeaNine yang diketahui membahayakan lingkungan laut. Oleh karena itu, penggunaan SeaNine perlu dikurangi dengan tetap mempertahankan efektivitas cat antifouling. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi potensi nanopartikel serium oksida (CeO2) berukuran 50 nm sebagai kobiosida substitusi SeaNine melalui uji lapangan. Nanopartikel CeO2 ditambahkan pada formulasi cat antifouling dengan konsentrasi 0,1%, 0,3%, dan 0,5%, sedangkan penggunaan SeaNine diturunkan dari konsentrasi komersial 2% menjadi 1% dan 0%. Nanopartikel CeO2 dipilih karena memiliki sifat antibakteri yang dikaitkan dengan kemampuannya dalam menghambat pembentukan biofilm. Baja karbon rendah digunakan sebagai substrat dengan sistem pelapisan yang terdiri atas cat antikorosi sebagai lapisan primer dan cat antifouling sebagai topcoat. Sampel direndam secara langsung di lingkungan laut tropis Teluk Tanjung Pasir selama empat bulan. Efektivitas cat antifouling dievaluasi melalui pengujian biofouling resistance berdasarkan NSTM Chapter 081 yang dikombinasikan dengan ASTM D6990 – 20. Performa fisik sistem pelapisan dianalisis melalui pengujian tingkat kerusakan fisik, tingkat kelembutan matriks, kekilapan, daya lekat, electrochemical impedance spectroscopy (EIS), serta didukung dengan analisis morfologi lapisan dan distribusi unsur menggunakan scanning electron microscopy-energy dispersive X-ray (SEM-EDX). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel CeO2 meningkatkan efektivitas cat antifouling dan menunjukkan potensi sebagai substitusi kobiosida SeaNine. Formulasi optimal diperoleh pada komposisi 2% SeaNine + 0,1% CeO2 dengan nilai overall fouling rate (FRw) sebesar 0,234 setelah perendaman empat bulan. %L eprintuntirta58165 %I Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa %T Investigasi Cat Antifouling dengan Nanopartikel Serium Oksida (50 nm) melalui Uji Lapangan di Teluk Tanjung Pasir %A FAISHAL IBRAHIM SHADIQ %K biofouling, cat antifouling, serium oksida, SeaNine, laut tropis