TY - THES ID - eprintuntirta58083 AV - restricted N2 - Increased overweight and obesity have a negative impact on health. Ultra-processed foods (UPF) generally do not contain dietary fiber and can increase calorie. Noodles can be developed from local food ingredients such as beneng taro, red beans, and moringa leaves, which have higher nutritional value. This descriptive study aims to determine the proximate value, dietary fiber, and nutritional contribution to the Nutrition Label Reference (ALG) for the general group in the best dry noodle formula. The proximate analysis results for the best dry noodle formula per 100 g show a moisture content (10.22%), ash content (3.86%), energy (390.61 kcal), protein (13.63%), fat (9.39%), carbohydrates (62.89%), and dietary fiber (9.51%). Based on its nutritional content, this dry noodle contributes to the ALG for the general group, namely % ALG in 100 g containing energy 390 kcal (18.13%), protein 13 g (22%), fat 4 g (6%), carbohydrates 61 g (19%), and dietary fiber 10 g (33%). Based on a serving size of 50 g, it contributes to the general ALG group, namely % ALG energy 200 kcal (9.30%), protein 7 g (12%), fat 2 g (3%), carbohydrates 31 g (10%), and dietary fiber 5 g (17%). This dry noodle meets the criteria for nutrition label claims as a ?source of protein? and ?high in dietary fiber?. Therefore, this dry noodle product can be used as a healthier food alternative. Y1 - 2026/02/05/ A1 - RAHMAWATI, RAHMAWATI EP - 111 N1 - Peningkatan kelebihan berat badan dan obesitas memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Makanan Ultra Processed Food (UPF) umumnya tidak mengandung serat makanan dan dapat meningkatakan asupan kalori. Mi dapat dikembangkan dari bahan pangan lokal seperti talas beneng, kacang merah, dan daun kelor yang memiliki nilai gizi yang lebih tinggi. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui nilai proksimat, serat pangan, serta kontribusi zat gizi terhadap Acuan Label Gizi (ALG) kelompok umum pada mi kering formula terbaik. Hasil analisis proksimat pada formula terbaik mi kering per 100 g memiliki kadar air (10,22%), kadar abu (3,86%), energi (390,61 kkal), protein (13,63%), lemak (9,39%), karbohidrat (62,89%), dan serat pangan (9,51%). Berdasarkan kandungan gizi mi kering ini memiliki kontribusi terhadap ALG kelompok umum yaitu % ALG dalam 100 g mengandung energi 390 kkal (18,13%), protein 13 g (22%), lemak 4 g (6%), karbohidrat 61 g (19%), dan serat pangan 10 g (33%). Berdasarkan takaran saji 50 g memiliki kontribusi terhadap ALG kelompok umum yaitu % ALG energi 200 kkal (9,30%), protein 7 g (12%), lemak 2 g (3%), karbohidrat 31 g (10%), dan serat pangan 5 g (17%). Mi kering ini memenuhi syarat klaim label gizi sebagai ?sumber protein? dan ?tinggi serat pangan?. Dengan demikian, produk mi kering ini dapat digunakan sebagai alternatif makanan yang lebih sehat. UR - https://eprints.untirta.ac.id/58083/ M1 - sarjana PB - UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA TI - ANALISIS PROKSIMAT DAN KANDUNGAN SERAT MI KERING TEPUNG TALAS BENENG, KACANG MERAH, DAN DAUN KELOR ER -