TY - THES AV - restricted EP - 151 KW - Aktivitas Fisik KW - Kebiasaan Minum KW - Status Hidrasi KW - Status Gizi KW - Wellness program. Drinking Habits KW - Hydration Status KW - Nutritional Status KW - Physical Activity KW - Wellness program UR - https://eprints.untirta.ac.id/57494/ ID - eprintuntirta57494 PB - UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA Y1 - 2026/// M1 - sarjana N1 - Kesejahteraan pekerja merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, sehingga pemenuhan kebutuhan dasar seperti kecukupan cairan menjadi sangat penting. Pekerja kantoran umumnya memiliki aktivitas fisik rendah dan pola kerja sedentari, yang membuat risiko kekurangan asupan cairan semakin tinggi. Kondisi ini dapat berdampak serius, karena penurunan cairan tubuh hingga 10% saja sudah mampu menurunkan konsentrasi dan membahayakan keselamatan kerja. Selain itu, pemenuhan gizi juga berperan penting, mengingat pekerja dengan status gizi berlebih cenderung memiliki kecepatan dan kelincahan kerja yang lebih rendah. Dalam upaya meningkatkan kondisi tersebut, berbagai institusi pendidikan mulai mengadopsi wellness program sebagai strategi untuk mendukung kebiasaan hidup sehat di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental dengan model one group pre-test post-test tanpa kelompok control dengan 46 sampel pekerja di Retorat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Program mencakup empat kegiatan utama, yaitu seminar gizi (health talk), pemberian meal plan, promosi aktivitas fisik, dan wellness challenge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi dan aktivitas fisik responden tidak mengalami perubahan kategori dari bulan 1 hingga bulan 3. Kebiasaan minum responden secara umum membaik dengan meningkatnya konsumsi air putih dan menurunnya minuman tinggi gula. Disamping itu, wellness program berkontribusi secara signifikan terhadap perubahan kebiasaan minum dan status hidrasi, khususnya pada konsumsi susu non kemasan, teh non kemasan, susu kemasan, dan soft drink pada berbagai periode pengamatan (p < 0,05). A1 - Putri, Deriskha Aulia TI - PENGARUH WELLNESS PROGRAM TERHADAP STATUS GIZI, KEBIASAAN MINUM, AKTIVITAS FISIK, DAN STATUS HIDRASI PADA PEKERJA N2 - Employee well-being is an essential aspect of creating a safe, healthy, and productive work environment, making the fulfillment of basic needs such as adequate fluid intake highly important. Office workers generally exhibit low physical activity levels and sedentary work patterns, increasing the risk of insufficient fluid consumption, which can lead to serious consequences. A reduction of up to 10% of total body water may impair concentration and compromise workplace safety. Nutritional status also contributes to work performance, as employees with excess body weight tend to have lower speed and agility. To address these issues, many educational institutions have begun implementing wellness programs to promote healthier workplace habits. This study used a quasi-experimental design with a one-group pre-test post-test model without a control group, involving 46 workers at the Rectorate of Sultan Ageng Tirtayasa University. The program consisted of four main activities: a nutrition seminar (health talk), provision of a meal plan, promotion of physical activity, and a wellness challenge. The results showed that the nutritional status and physical activity levels of the respondents did not change in category from month 1 to month 3. Overall, respondents? drinking habits improved, as indicated by increased water consumption and reduced intake of sugar-sweetened beverages. In addition, the wellness program contributed significantly to changes in drinking habits and hydration status, particularly in the consumption of non-packaged milk, non-packaged tea, packaged milk, and soft drinks across several observation periods (p < 0.05). ER -