%0 Thesis %9 S1 %A Noveliana, Friska %A UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA, %A FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK, %A ILMU KOMUNIKASI, %B ILMU KOMUNIKASI %D 2026 %F eprintuntirta:57425 %I UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA %K TikTok, Joget Sadbor, digital communication, social change, local culture. TikTok, Joget Sadbor, komunikasi digital, perubahan sosial, budaya lokal. %P 141 %T PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DESA BOJONGKEMBAR KABUPATEN SUKABUMI (Studi Kasus Fenomena Viral Joget Sadbor di Tiktok) %U https://eprints.untirta.ac.id/57425/ %X This study aims to understand how the social media platform TikTok, particularly through the Joget Sadbor phenomenon, influences communication patterns, cultural shifts, and social habits within the community of Bojongkembar Village. Using a qualitative approach and a case study method, data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation of TikTok activities involving local residents. The informants consisted of content creators, TikTok users, and community leaders. The findings indicate that TikTok serves as a new space for interaction, shaping the way residents communicate both directly and through digital features such as comments and live broadcasts. The Joget Sadbor trend fosters a sense of togetherness, increases community participation, and creates local entertainment that strengthens social cohesion. The content produced also contributes to showcasing the village’s identity and daily life to a wider audience. However, the study also identifies several concerns, including increased screen time among children and worries about potential shifts in local norms and propriety. Overall, TikTok plays a significant role in forming new communication practices and cultural expressions that blend digital creativity with the social life of rural communities. TikTok, Joget Sadbor, digital communication, social change, local culture. %Z Friska Noveliana. NIM. 6662210029. Skripsi. Peran Media Sosial Dalam Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Bojongkembar Kabupaten Sukabumi (Studi Kasus Fenomena Viral Joget Sadbor di Tiktok). Pembimbing: Dr. Mia Dwianna W, S.Sos, M.Ikom. Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 2025. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana media sosial TikTok, melalui fenomena Joget Sadbor, memengaruhi pola komunikasi, budaya, dan kebiasaan sosial masyarakat Desa Bojongkembar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi aktivitas warga di TikTok. Informan penelitian terdiri dari kreator konten, pengguna TikTok, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok menjadi ruang interaksi baru yang membentuk cara warga berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui fitur komentar dan siaran langsung. Fenomena Joget Sadbor menciptakan suasana kebersamaan, meningkatkan partisipasi warga, serta menghadirkan hiburan yang memperkuat hubungan sosial. Konten yang diproduksi juga membantu memperkenalkan identitas lokal dan kehidupan desa kepada masyarakat luas. Namun, penelitian juga mencatat dampak yang perlu diperhatikan, seperti meningkatnya penggunaan gawai pada anak-anak dan kekhawatiran sebagian warga terhadap perubahan nilai kesopanan. Secara keseluruhan, TikTok berkontribusi pada terbentuknya pola komunikasi dan budaya baru yang memadukan kreativitas digital dengan kehidupan sosial masyarakat desa. TikTok, Joget Sadbor, komunikasi digital, perubahan sosial, budaya lokal.