@phdthesis{eprintuntirta56890, note = {Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran implementasi pembelajaran Sosiologi dalam menumbuhkan dan memperkuat nilai toleransi sosial di kalangan siswa SMA 46 Daar El Gusti Tangerang. Latar belakang masalah didasarkan pada pentingnya toleransi dalam masyarakat multikultural Indonesia serta posisi strategis pendidikan formal, khususnya mata pelajaran Sosiologi, sebagai medium pembentukan karakter siswa yang mampu menghargai dan merespons keberagaman secara positif. Dengan memahami kontribusi Sosiologi dalam proses ini, penelitian ini diharapkan dapat merumuskan strategi pembelajaran yang efektif untuk internalisasi nilai-nilai toleransi di lingkungan sekolah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi sumber, yakni wawancara mendalam dengan guru Sosiologi dan perwakilan siswa, observasi partisipatif pada kegiatan pembelajaran di kelas, serta analisis terhadap dokumen-dokumen perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Sosiologi berperan efektif dalam dua aspek: pertama, membangun pemahaman kognitif siswa terhadap keragaman sosial dan potensi konflik, melalui penyampaian materi terkait stratifikasi, konflik, dan integrasi sosial; kedua, mempromosikan praktik toleransi sosial melalui metode diskusi kelompok, simulasi, dan analisis studi kasus. Keterkaitan antara materi sosiologis yang relevan dengan metode pembelajaran yang interaktif ini terbukti berhasil memotivasi siswa untuk menginternalisasi nilainilai multikulturalisme, yang berimplikasi pada menumbuhkan sikap saling menghargai dan keterlibatan aktif dalam interaksi sosial yang inklusif. Temuan ini menegaskan bahwa Sosiologi berfungsi sebagai instrumen transformatif dalam membentuk karakter siswa yang responsif, adaptif, dan toleran terhadap dinamika sosial.}, year = {2025}, month = {December}, author = {ILHAM MAULANA}, title = {PERAN PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DALAM MENUMBUHKAN TOLERANSI SOSIAL ANTAR SISWA SMA 46 DAAR EL GUSTI TANGERANG}, school = {UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA}, abstract = {The Role of Sociology Learning in Cultivating Social Tolerance Among Students of SMA 46 Daar EL Gusti Tangerang. The problem background was based on the importance of tolerance in Indonesia's multicultural society and the strategic position of formal education, particularly the subject of Sociology, as a medium for character building that enables students to appreciate and respond positively to diversity. By understanding Sociology's contribution to this process, this research was expected to formulate effective learning strategies for internalizing tolerance values in the school environment. This study adopted a qualitative approach with a descriptive design. Data collection was conducted through source triangulation, namely in-depth interviews with the Sociology teacher and student representatives, participant observation of classroom learning activities, and analysis of planning and implementation documents. Data validity was ensured through source, method, and technique triangulation. The data analysis technique was the interactive model of Miles and Huberman, which included data reduction, data display, and conclusion drawing stages. The results showed that Sociology learning played an effective role in two aspects: first, building students' cognitive understanding of social diversity and potential conflict through the delivery of materials related to stratification, conflict, and social integration; second, promoting social tolerance practices through group discussion methods, simulations, and case study analysis. The connection between relevant sociological material and interactive learning methods proved successful in motivating students to internalize multicultural values, which implied fostering mutual respect and active involvement in inclusive social interaction. This finding asserted that Sociology served as a transformative instrument in shaping responsive, adaptive, and tolerant student characters toward social dynamics.}, url = {https://eprints.untirta.ac.id/56890/}, keywords = {Pembelajaran, Sosiologi, Toleransi, Sosial, Siswa Learning, Sociology, Tolerance, Social, Students.} }