<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING  UNTUK PENINGKATAN &#13;
EFISIENSI MANAJEMEN OPERASI DI PT. XYZ</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Gatot</mods:namePart><mods:namePart type="family">Try Asmara</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi pipa baja (heavy&#13;
industries), kondisi saat ini belum menunjukan pencapaian produktivitas yang baik&#13;
dan stabil, rendahnya efisiensi dan efektifitas terlihat pada pencapaian FY 2020 2024,&#13;
area&#13;
slitter&#13;
10.956-12.218&#13;
Kg/Jam&#13;
(target:&#13;
12.100&#13;
Kg/Jam),&#13;
area&#13;
mill&#13;
3&#13;
1.8152.079&#13;
&#13;
Kg/Jam (target: 1.900 Kg/Jam). Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan&#13;
proses di PT XYZ menggunakan pendekatan lean manufacturing berbasis OTRS&#13;
(Operating Time Research Software) untuk analisis dan identifikasi bottleneck dan&#13;
waste, metode 5 Why + 1H  untuk mencari akar masalah,  kaizen sebagai action&#13;
plan dari RCA. Sedangkan nilai ROI, payback dan RA digunakan untuk mengukur&#13;
pengaruh financial effectiveness dan safety  dari kaizen. Hasil kaizen di area slitter&#13;
dan mill 3 teridentifikasi bottleneck terjadi pada operator slitter dan mill 3&#13;
ditunjukan dengan ketidakseimbangan antara cycle time dan takt time karena&#13;
tingginya frekuensi set up mesin, aktivitas handling, ketidak sesuaian standar kerja,&#13;
keterlambatan kordinasi dan hal lainya. waste berupa waiting 3 item, transportation&#13;
1 item, over process 1 item, motion 2 item dan defect 2 item. Kemudian diselesaikan&#13;
dengan kaizen seperti penambahan jembatan, review instruksi kerja, penggunaan&#13;
support beam, apron bersaku, relayout mesin uji dan lainnya. kaizen telah&#13;
berpengaruh pada efisiensi di proses slitter dan mill 3 dengan hasil pencapaian pada&#13;
operator slitter: 2127 detik menjadi 1419 detik, performa naik 23%, operator mill&#13;
3: 1238 detik menjadi 1024 detik, performa naik 8,33% dan terjadi redistribusi&#13;
aktivitas kerja ke operator cut man 1: 814,08 detik menjadi 952,64 detik, cut man&#13;
2: 787,76 menjadi 981,96 detik. Sedangkan financial effectiveness pada nilai&#13;
ROI:34%, payback period: 7,4 hari serta penurunan nilai RA slitter: 14 menjadi 5,&#13;
RA mill 3: 17 menjadi 6. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi lean&#13;
manufacturing berbasis OTRS sangat efektif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HD Industries. Land use. Labor</mods:classification><mods:classification authority="lcc">HD28 Management. Industrial Management</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa;Magister Teknik Industri dan Manajemen</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>