@mastersthesis{eprintuntirta33587, school = {Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa}, title = {IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI MANAJEMEN OPERASI DI PT. XYZ}, year = {2026}, author = {Gatot Try Asmara}, url = {https://eprints.untirta.ac.id/33587/}, keywords = {Lean Manufacturing, OTRS, Time and Motion, waste Elimination}, abstract = {PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi pipa baja (heavy industries), kondisi saat ini belum menunjukan pencapaian produktivitas yang baik dan stabil, rendahnya efisiensi dan efektifitas terlihat pada pencapaian FY 2020 2024, area slitter 10.956-12.218 Kg/Jam (target: 12.100 Kg/Jam), area mill 3 1.8152.079 Kg/Jam (target: 1.900 Kg/Jam). Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan proses di PT XYZ menggunakan pendekatan lean manufacturing berbasis OTRS (Operating Time Research Software) untuk analisis dan identifikasi bottleneck dan waste, metode 5 Why + 1H untuk mencari akar masalah, kaizen sebagai action plan dari RCA. Sedangkan nilai ROI, payback dan RA digunakan untuk mengukur pengaruh financial effectiveness dan safety dari kaizen. Hasil kaizen di area slitter dan mill 3 teridentifikasi bottleneck terjadi pada operator slitter dan mill 3 ditunjukan dengan ketidakseimbangan antara cycle time dan takt time karena tingginya frekuensi set up mesin, aktivitas handling, ketidak sesuaian standar kerja, keterlambatan kordinasi dan hal lainya. waste berupa waiting 3 item, transportation 1 item, over process 1 item, motion 2 item dan defect 2 item. Kemudian diselesaikan dengan kaizen seperti penambahan jembatan, review instruksi kerja, penggunaan support beam, apron bersaku, relayout mesin uji dan lainnya. kaizen telah berpengaruh pada efisiensi di proses slitter dan mill 3 dengan hasil pencapaian pada operator slitter: 2127 detik menjadi 1419 detik, performa naik 23\%, operator mill 3: 1238 detik menjadi 1024 detik, performa naik 8,33\% dan terjadi redistribusi aktivitas kerja ke operator cut man 1: 814,08 detik menjadi 952,64 detik, cut man 2: 787,76 menjadi 981,96 detik. Sedangkan financial effectiveness pada nilai ROI:34\%, payback period: 7,4 hari serta penurunan nilai RA slitter: 14 menjadi 5, RA mill 3: 17 menjadi 6. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi lean manufacturing berbasis OTRS sangat efektif.} }