<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN SEKOLAH&#13;
MENYENANGKAN SEBAGAI PENDIDIKAN BERBASIS KECAKAPAN&#13;
HIDUP BAGI PESERTA DIDIK</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Putrie Meidianty</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dharmawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Gerakan&#13;
Sekolah Menyenangkan sebagai pendidikan berbasis kecakapan hidup bagi&#13;
peserta didik. Penelitian ini dilakukan pada salah satu sekolah Pilot Project&#13;
Gerakan Sekolah Menyenangkan di Kabupaten Tangerang, yaitu SMP Negeri 1&#13;
Curug Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif&#13;
dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara,&#13;
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi&#13;
program Gerakan Sekolah Menyenangkan sebagai pendidikan berbasis kecakapan&#13;
hidup bagi peserta didik dilaksanakan dengan melibatkan kerjasama dari&#13;
stakeholder pendidikan yang menerapkan 8 program utama pada kegiatan&#13;
intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sekolah. Faktor pendukung&#13;
implementasi program Gerakan Sekolah Menyenangkan terdiri dari faktor internal&#13;
berupa optimalisasi sarana prasarana sekolah, peran pimpinan sekolah dan&#13;
pendidik. Sedangkan, faktor pendukung eksternal berasal dari peran pemerintah&#13;
dan yayasan Gerakan Sekolah Menyenangkan. Namun, pada sisi lain,&#13;
implementasi Gerakan Sekolah Menyenangkan juga memiliki beberapa faktor&#13;
penghambat yaitu proses pembelajaran belum maksimal, pendidik masih kesulitan&#13;
memahami karakteristik peserta didik, dan pelaksanaan tahapan monitoring&#13;
evaluasi belum dilakukan secara berkala. Adapun solusi untuk mengatasi kendala&#13;
implementasi program Gerakan Sekolah Menyenangkan adalah: 1) Melaksanakan&#13;
reorientasi pembelajaran; 2) Mengoptimalkan manajemen sekolah melalui&#13;
kolaborasi, 3) Mengembangkan kultur sekolah, dan 4) Pengembangan evaluasi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2020</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA;FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>