Herdini, Mella (2026) PEMBUATAN BIOPLASTIK BERBASIS PATI TALAS BENENG (XANTHOSOMA UNDIPES) DENGAN PENAMBAHAN POLYVINYL ALCOHOL (PVA) MELALUI METODE SOLVENT CASTING. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
|
Text
Mella Herdini_3335210013_Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_01.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_02.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (359kB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_03.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (405kB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_04.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (431kB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_05.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (200kB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_Lampiran Skripsi.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
Mella Herdini_3335210013_CP.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (9MB) |
Abstract
Bioplastik atau plastik biodegradable merupakan plastik yang dapat digunakan seperti plastik konvensional yang memanfaatkan bahan baku dasar yang tersedia di alam seperti pati, minyak nabati dan mikrobiota sehingga dapat teurai oleh mikroorganisme dalam waktu yang singkat. Dalam pembuatan bioplastik, selain pati dibutuhkan polimer tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tarik pada bioplastik, meningkatkan elastisitas dan laju degradasinya. Polimer yang bisa digunakan PLA, PHA, PCL, dan PVA. Pati merupakan jenis karbohidrat kompleks yang terdiri dari senyawa polisakarida yang tersusun dari rantai bercabang dan rantai lurus yaitu amilosa dan amilopektin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan potensi pati talas beneng sebagai bahan baku dalam pembuatan bioplastik dan untuk meningkatkan sifat mekanik bioplastik melalui variasi gliserol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode solvent casting dengan variasi yang dilakukan yaitu komposisi pati dan gliserol 60:40; 70:30; dan 80:20 b/b dan suhu pemanasan 75oC, 80oC, 85oC, dan 90oC. Dari penelitian ini hasil yang didapatkan yaitu kadar amilosa pada pati talas beneng sebesar 11% dan nilai kuat tarik pada penambahan gliserol sebanyak 40% sebesar 0,83557 Mpa, dan nilai Elongasi terbesar pada konsentrasi 40% sebesar 29,04273%. Adanya penambahan gliserol dapat menurunkan kuat tarik pada bioplastik, dan meningkatkan Elongasi. Penambahan PVA dapat berfungsi untuk meningkatkan kualitas dari pati, sehingga bioplastik berbasis pati talas beneng tidak mudah robek dan memiliki kuat tarik yang lebih tinggi. Kata Kunci :, bioplastik, pati, PVA, talas Beneng
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Additional Information: | Bioplastik atau plastik biodegradable merupakan plastik yang dapat digunakan seperti plastik konvensional yang memanfaatkan bahan baku dasar yang tersedia di alam seperti pati, minyak nabati dan mikrobiota sehingga dapat teurai oleh mikroorganisme dalam waktu yang singkat. Dalam pembuatan bioplastik, selain pati dibutuhkan polimer tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tarik pada bioplastik, meningkatkan elastisitas dan laju degradasinya. Polimer yang bisa digunakan PLA, PHA, PCL, dan PVA. Pati merupakan jenis karbohidrat kompleks yang terdiri dari senyawa polisakarida yang tersusun dari rantai bercabang dan rantai lurus yaitu amilosa dan amilopektin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan potensi pati talas beneng sebagai bahan baku dalam pembuatan bioplastik dan untuk meningkatkan sifat mekanik bioplastik melalui variasi gliserol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode solvent casting dengan variasi yang dilakukan yaitu komposisi pati dan gliserol 60:40; 70:30; dan 80:20 b/b dan suhu pemanasan 75oC, 80oC, 85oC, dan 90oC. Dari penelitian ini hasil yang didapatkan yaitu kadar amilosa pada pati talas beneng sebesar 11% dan nilai kuat tarik pada penambahan gliserol sebanyak 40% sebesar 0,83557 Mpa, dan nilai Elongasi terbesar pada konsentrasi 40% sebesar 29,04273%. Adanya penambahan gliserol dapat menurunkan kuat tarik pada bioplastik, dan meningkatkan Elongasi. Penambahan PVA dapat berfungsi untuk meningkatkan kualitas dari pati, sehingga bioplastik berbasis pati talas beneng tidak mudah robek dan memiliki kuat tarik yang lebih tinggi. | |||||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
|||||||||
| Divisions: | 03-Fakultas Teknik > 24201-Jurusan Teknik Kimia | |||||||||
| Depositing User: | Mella MH Herdini | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 01:11 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Feb 2026 01:11 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/58701 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
