Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG PADA HOTEL X

VERAWATI, ARYA (2026) USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG PADA HOTEL X. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (608kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_06.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_CP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (152kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_Lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Arya Verawati_3333190103_Ref.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)

Abstract

Persaingan industri perhotelan yang semakin ketat menuntut hotel untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna mempertahankan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Peningkatan jumlah tamu belum sepenuhnya mencerminkan kepuasan pelanggan, sehingga perbaikan layanan tetap diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengklasifikasikan atribut layanan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), (2) menentukan kategori atribut berdasarkan Model Kano, (3) mengidentifikasi prioritas perbaikan berdasarkan integrasi IPA–Kano, dan (4) menyusun usulan perbaikan melalui Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara internal dan kuesioner skala likert kepada pelanggan. Metode IPA memetakan atribut ke dalam empat kuadran berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja, sedangkan Model Kano mengelompokkan atribut berdasarkan pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan. Integrasi kedua metode menghasilkan prioritas atribut dalam kategori Defenseless Strategy Point, Defenseless Zone, dan Rough Stone. Hasil ini digunakan sebagai dasar dalam penyusunan House of Quality pada metode QFD. Hasil penelitian menunjukkan sebelas atribut layanan yang menjadi prioritas perbaikan. QFD merekomendasikan sebelas respon teknis, dengan tiga prioritas terbesar yaitu pelatihan pelayanan berbasis SOP (16,39%), evaluasi kualitas layanan berbasis umpan balik pelanggan (14,26%), dan standardisasi seragam serta kebersihan personal karyawan (11,76%). Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi Hotel X dalam meningkatkan kualitas layanan untuk mencapai kepuasan dan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorSIRAJUDDIN, SIRAJUDDIN197712212009121002
Thesis advisorKIRANA ANGGRAENI, SHANTI197401292003122001
Additional Information: Persaingan industri perhotelan yang semakin ketat menuntut hotel untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna mempertahankan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Peningkatan jumlah tamu belum sepenuhnya mencerminkan kepuasan pelanggan, sehingga perbaikan layanan tetap diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengklasifikasikan atribut layanan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), (2) menentukan kategori atribut berdasarkan Model Kano, (3) mengidentifikasi prioritas perbaikan berdasarkan integrasi IPA–Kano, dan (4) menyusun usulan perbaikan melalui Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara internal dan kuesioner skala likert kepada pelanggan. Metode IPA memetakan atribut ke dalam empat kuadran berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja, sedangkan Model Kano mengelompokkan atribut berdasarkan pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan. Integrasi kedua metode menghasilkan prioritas atribut dalam kategori Defenseless Strategy Point, Defenseless Zone, dan Rough Stone. Hasil ini digunakan sebagai dasar dalam penyusunan House of Quality pada metode QFD. Hasil penelitian menunjukkan sebelas atribut layanan yang menjadi prioritas perbaikan. QFD merekomendasikan sebelas respon teknis, dengan tiga prioritas terbesar yaitu pelatihan pelayanan berbasis SOP (16,39%), evaluasi kualitas layanan berbasis umpan balik pelanggan (14,26%), dan standardisasi seragam serta kebersihan personal karyawan (11,76%). Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi Hotel X dalam meningkatkan kualitas layanan untuk mencapai kepuasan dan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: 03-Fakultas Teknik
03-Fakultas Teknik > 26201-Jurusan Teknik Industri
Depositing User: Mrs Arya Vera Wati
Date Deposited: 23 Feb 2026 02:13
Last Modified: 23 Feb 2026 02:13
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/58674

Actions (login required)

View Item View Item