Sari, Putri Puspita and Anggraini, Amelia (2025) PENGARUH PENGERINGAN (OVEN DRYING DAN VACUUM DRYING) SERTA PENAMBAHAN MALTODEXTRIN TERHADAP KADAR AIR BACTERIAL CELLULOSE. S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
|
Text (Fulltext)
Putri Puspita Sari_3335210031_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 1)
Putri Puspita Sari_3335210031_01.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 2)
Putri Puspita Sari_3335210031_02.pdf Download (278kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Putri Puspita Sari_3335210031_03.pdf Download (217kB) |
|
|
Text (Bab 4)
Putri Puspita Sari_3335210031_04.pdf Restricted to Registered users only Download (819kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 5)
Putri Puspita Sari_3335210031_05.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Referensi)
Putri Puspita Sari_3335210031_Ref.pdf Download (182kB) |
|
|
Text (Daftar Lampiran)
Putri Puspita Sari_3335210031_Lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (574kB) | Request a copy |
Abstract
Bacterial cellulose (BC) yang diproduksi oleh Acetobacter Xylinum merupakan jenis bioselulosa yang unik. Selulosa yang terbentuk melalui fermentasi menggunakan air kelapa yang disebut nata de coco memiliki kandungan air sebanyak 90%. Dibandingkan dengan keadaan basah, BC yang telah dikeringkan lebih diminati karena memiliki sifat yang stabil. Proses pengeringan menjadi kunci terhadap karakteristik BC yang terbentuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai metode pengeringan BC dengan memvariasikan kondisi operasi untuk menghasilkan BC yang kering dan mengevaluasi pengaruh penambahan maltodextrin terhadap kinerja pengeringan pada BC. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode pengeringan dengan oven drying dan vacuum drying. Variabel yang divariasikan yaitu konsentrasi penambahan maltodextrin (0; 5; dan 10% b/b), waktu penimbangan selama proses pengeringan (12; 24; 36; dan 48 jam), dan variasi suhu (60 oC, 75oC, dan 90oC). Prosedur penelitian ini awali dengan pemotongan BC, kemudian dilanjutkan dengan perlakuan pretreatment, pengepresan, dan penambahan maltodextrin terhadap BC, lalu masuk ke tahap pengeringan, serta dilakukan uji produk terhadap hasil yang diperoleh. Adapun uji produk yang akan digunakan berupa analisa kadar air untuk melihat kinetika pengeringan BC dan uji gugus fungsional sampel menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pengeringan oven pada suhu 90°C dengan penambahan maltodextrin sebesar 5% terbukti paling efektif dalam menurunkan kadar air BC, menghasilkan produk yang lebih kering dengan kualitas yang baik, sehingga metode ini direkomendasikan untuk menghasilkan BC kering yang optimal untuk aplikasi lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | bacterial cellulose, kadar air, maltodextrin, pengeringan, suhu | ||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QD Chemistry T Technology > TP Chemical technology |
||||||
| Divisions: | 03-Fakultas Teknik > 24201-Jurusan Teknik Kimia | ||||||
| Depositing User: | Putri Puspita Sari | ||||||
| Date Deposited: | 18 Nov 2025 02:23 | ||||||
| Last Modified: | 18 Nov 2025 02:23 | ||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/56151 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
