Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENGARUH TEMPERATUR KALSINASI DAN PENAMBAHAN SILIKA PADA SINTESIS FOTOKATALIS KOMPOSIT TiO2-SIO2 DENGAN METODE SOL-GEL

Musliha, Siti (2010) PENGARUH TEMPERATUR KALSINASI DAN PENAMBAHAN SILIKA PADA SINTESIS FOTOKATALIS KOMPOSIT TiO2-SIO2 DENGAN METODE SOL-GEL. S1 thesis, Fakultas teknik universitas sultan ageng tirtayasa.

[img] Text (Fulltext)
Siti musliha.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Semikonduktor Titanium Dioksida (Ti02) digunakan secara luas sebagai fotokatalis, pengolahan limbah, keramik, cat dan konversi energi matahari. Penggunaan TiO2 sebagai fotokatalis banyak dilakukan dengan mengimobilisasikan TiO2 pada bermacam-macam material pendukung, diantaranya fiber, silika dan pelat titanium. Pentingnya dilakukan penelitian ini adalah untuk menghasilkan komposit TiO2-SiO2 yang memiliki stabilitas termodinamika yang tinggi dan membentuk fasa anatase. Penelitian dilakukan dengan dua tahapan, yaitu sintesis katalis dengan metoda sol-gel dan karakterisasi dengan XRD. Proses sol-gel yaitu pelarutan senyawa precursor kemudian dihidrolisis untuk memperoleh gel dan disempurnakan dengan kalsinasi. Sintesis katalis menggunakan precursor TTTP (titaniun tetraisopropoxyde) sebagai sumber Ti dan TEOS (etil silikat) sebagai sumber Si. Dalam penelitian ini digunakan temperatur kalsinasi 400°C dan 500°C serta penambahan %wt SiO2 yaitu 20%, 36,8% dan 43,8%. Hasil penelitian pada 20%wt SiO2 menunjukkan satu peak rutile (20=25,44°) dengan ukuran kristal 0,41 µm pada kalsinasi 400°C dan anatase (20=47.909) dengan ukuran kristal 0,30μm pada kalsinasi 500°C. 36,8% wt SiO2 dengan kalsinasi 400°C membentuk 2 peak anatase (20=38.08º, 48.26) dengan ukuran kristal 0,30µm dan 0,44μm, satu peak rutile (20=54.10°) dengan ukuran 0,45µm dan kalsinasi 500°C membentuk 2 peak anatase (20=38.06°, 48.27°) dengan ukuran kristal 0,30µm dan 0,44μm dan satu peak rutile (20=54.10) dengan ukuran 0,45µm. Komposit terbaik dihasilkan pada 43,8%wt SiO2 dengan kalsinasi 500°C, membentuk tiga peak anatase dengan ukuran kristal 0,46µm, 0,49 µm, dan 0,47µm.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorHarvono, DidiedUNSPECIFIED
Thesis advisorKustiningsih, IndarUNSPECIFIED
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: 03-Fakultas Teknik > 27201-Jurusan Teknik Metalurgi
Depositing User: SISWA MAGANG FT
Date Deposited: 26 Sep 2025 07:46
Last Modified: 26 Sep 2025 07:46
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/54958

Actions (login required)

View Item View Item