Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENGARUH REDUKTOR DAN TEMPERATUR REDUKSI TERHADAP METALISASI BESI SPONS

FAUZI, AMAL (2010) PENGARUH REDUKTOR DAN TEMPERATUR REDUKSI TERHADAP METALISASI BESI SPONS. S1 thesis, Fakultas teknik universitas sultan ageng tirtayasa.

[img] Text (fulltext)
amal Fauzi .pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB)

Abstract

Fines pellet merupakan pellet yang hancur selama proses pengangkutan yang biasanya memiliki diameter kurang dari 5 mm dan memiliki kandungan Fe yang cukup tinggi yaitu sekitar 67 %, jumlahnya terbilang cukup banyak yaitu sekitar 80.000 - 100.000 ton per-tahunnya yang selama ini dianggap sebagai limbah industri. Meninjau karakteristik sertajumlahnya yang cukup banyak tersebut, fines pellet menarik untuk dijadikan bahan baku pembuatan besi spons. Namun dibutuhkan suatu proses yang memiliki efisiensi tinggi untuk memproduksi fines pellet tersebut. Salah satunya dengan reduksi langsung. Pada proses reduksi langsung terdapat beberapa parameter yang berpengaruh terhadap kinetika dari proses tersebut, diantaranya adalah temperatur dan reduktor. Temperatur dan reduktor dapat berpengaruh terhadap laju gasifikasi. Pembuatan besi spons pada penelitian ini menggunakan kokas, green coke, calcined coke, batubara lignite dan arang kayu sebagai reduktor yang dicampur dengan fines pellet kemudian dibuat pellet composite dengan menggunakan gula tetes sebagai binder. Proses reduksi dilakukan dalam muffle furnace dengan temperatur 1000 °C, 1050 °С, 1100 °С. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur dan reduktor dalam pencapaian persen metalisasi yang optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen metalisasi besi spons paling tinggi (99,32%) didapatkan pada temperatur 1100 °C dengan menggunakan calcined coke sebagai reduktor sedangkan yang paling rendah (77,63%) pada temperatur 1000 °C dengan menggunakan arang kayu sebagai reduktor. Partikel-pertikel dari batubara (volatile matter) membantu proses reduksi, hal ini terbukti pada proses reduksi dengan menggunakan reduktor batubara lignite (fixed carbon 29,55 % dan volatile matter 39,12%) рada temperatur 1000 °C memiliki nilai persen metalisasi 78,16 %, lebih tinggi dibandingkan dengan proses reduksi dengan menggunakan reduktor arang kayu (fixed carbon 73,69% dan volatile matter 12,89%) yaitu 77,63%.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorYustanti, ErlinaUNSPECIFIED
Thesis advisorMuda, IskandarUNSPECIFIED
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: 03-Fakultas Teknik > 27201-Jurusan Teknik Metalurgi
Depositing User: SISWA MAGANG FT
Date Deposited: 25 Sep 2025 01:56
Last Modified: 25 Sep 2025 01:56
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/54928

Actions (login required)

View Item View Item