Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

EDUKASI PEMBERIAN TERAPI INSULIN UNTUK MENGATASI KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II TAHUN 2025

Pratama, Hadi (2025) EDUKASI PEMBERIAN TERAPI INSULIN UNTUK MENGATASI KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II TAHUN 2025. D3 thesis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_FullText.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_CP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (818kB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (429kB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_Reff.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] Text
Hadi Pratama_8801220010_Lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Background Diabetes Mellitus as one of the degenerative diseases is an important concern because it is part of the four priorities of non-communicable diseases that always increase every year and become a threat to world health in the current era. Instability of blood glucose levels occurs in patients with Diabetes Mellitus caused by pancreatic dysfunction, insulin resistance, and liver dysfunction. Insulin released by beta cells can be likened to a key that opens the cell door so that glucose can enter the cell and then be converted into energy so that glucose will remain in the blood vessels which means that its levels in the blood increase. The purpose of this study was to determine the theoretical description and application of Insulin Therapy Education to Overcome Instability of Blood Glucose Levels in Type II Diabetes Mellitus Patients. The research method used was qualitative research with a research design, namely a case study on two patients through a nursing care approach that included nursing assessment, nursing diagnosis, nursing intervention, nursing implementation, and nursing evaluation. The results found after 3 days of education on two patients showed a difference in patient 1 who could not inject insulin himself and patient 2 who could inject insulin independently and there was data on patient 1 GDS. 357 mg/dl and patient 2 GDS. 315 mg/dl with complaints of weakness, dizziness, often feeling thirsty and hungry and both legs felt numb and often urinated at night and had never used insulin which resulted in high blood glucose levels. The intervention carried out was hyperglycemia management. After 3 days of implementation, the problem of unstable blood glucose levels and how to administer insulin therapy could be resolved in patient 2 and patient 1 was partially resolved.

Item Type: Thesis (D3)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorAmaliyah, Eli1969112119881120012
Additional Information: Latar Belakang Diabetes Melitus sebagai salah satu penyakit degenerative menjadi perhatian penting karena merupakan bagian dari empat prioritas penyakit tidak menular yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun dan menjadi ancaman kesehatan dunia pada era saat. Ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah terjadi pada pasien Diabetes Melitus disebabkan oleh disfungsi pankreas, resistensi insulin, dan disfungsi hati.Insulin yang dikeluarkan oleh sel beta dapat diibaratkan sebagai anak kunci yang membuka pintu sel hingga glukosa dapat masuk ke dalam sel dan selanjutnya diubah menjadi tenaga sehingga glukosa akan tetap berada di dalam pembuluh darah yang artinya kadarnya di dalam darah meningkat.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran teori dan aplikasi mengenai Edukasi Pemberian Terapi Insulin Untuk Mengatasi Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian yaitu studi kasus pada dua pasien melalui pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil ditemukan setelah di lakukan edukasi selama 3 hari pada dua pasien terdapat perbedaan pasien 1 belum bisa menyuntikan insulin sendiri dan pasien 2 bisa menyuntikan insulin secara manndiri dan terdapat data pada pasien 1 GDS. 357 mg/dl dan pasien 2 GDS. 315 mg/ dl dengan keluhan lemas, pusing, sering merasa haus dan lapar serta kedua kaki terasa kebas dan sering BAK di malam hari dan juga belum pernah mennggunakan insulin yang mengakibatkan kadar glukosa darah tinggi. Intervensi yang dilakukan adalah manajemen hiperglikemia. Setelah dilakukan implementasi selama 3 hari masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dan cara pemberian terapi insulin dapat teratasi pada pasien 2 dan pasien 1 teratasi sebagian.
Uncontrolled Keywords: Education, Blood Glucose Level Instability, Diabetes Mellitus. Edukasi, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah, Diabetes Melitus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: 07-Fakultas Kedokteran
07-Fakultas Kedokteran > 14401-Prodi Keperawatan D3
Depositing User: Mr Hadi Pratama
Date Deposited: 19 Sep 2025 03:27
Last Modified: 19 Sep 2025 03:27
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/54582

Actions (login required)

View Item View Item