FARADILLA, FARADILLA (2025) ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERIKANAN PANCING GURITA DI PPI BINUANGEUN PROVINSI BANTEN. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_CP.pdf Restricted to Registered users only Download (12MB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_02.pdf Restricted to Registered users only Download (195kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_03.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_04.pdf Restricted to Registered users only Download (630kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_05.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_Ref.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
FARADILLA_4443210061_Lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (646kB) |
|
|
Text
FARADILLA_4443210061_01.pdf Restricted to Registered users only Download (498kB) |
Abstract
Octopus fishing holds high economic potential, particularly as an export commodity with strong international demand. At Binuangeun Fishing Port, however, this fishery remains small-scale and faces constraints from seasonal variability and operational uncertainties. This study assesses the financial feasibility of octopus handline fisheries based in Binuangeun, Banten Province. A case study approach was applied, with primary data collected through field observations and interviews involving 12 handline fishing vessels. Feasibility was evaluated using three main financial indicators: Revenue-Cost Ratio (R/C Ratio), Return on Investment (ROI), and Payback Period (PP).The findings revealed that all fishing units were profitable, with R/C Ratio values greater than 1, indicating efficient cost utilization. The highest ROI was obtained by one-day fishing vessels (21.24%), while the fastest payback period occurred in chartered vessels (0.32 years). However, the highest net profit was achieved by weekly trip combination vessels (C), which generated Rp287,840,000 annually with an R/C Ratio of 1.208, ROI of 20.80%, and a PP of 0.93 years. These results suggest that vessel type and fishing strategy significantly influence financial outcomes, particularly in relation to fishing season and operational scale. Overall, the octopus handline fishery at Binuangeun is financially feasible, provides rapid capital recovery, and exhibits considerable potential for sustainable development and international market expansion. Optimizing fishing operations during peak seasons and implementing adaptive management strategies are essential to enhance profitability and ensure long-term viability.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Additional Information: | Penangkapan gurita memiliki potensi ekonomi yang tinggi, terutama sebagai komoditas ekspor dengan permintaan internasional yang kuat. Di Pelabuhan Perikanan Binuangeun, perikanan ini masih berskala kecil dan menghadapi kendala dari variabilitas musiman dan ketidakpastian operasional. Studi ini menilai kelayakan finansial perikanan pancing ulur gurita yang berbasis di Binuangeun, Provinsi Banten. Pendekatan studi kasus diterapkan, dengan data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara yang melibatkan 12 kapal penangkap ikan pancing ulur. Kelayakan dievaluasi menggunakan tiga indikator keuangan utama: Rasio Pendapatan-Biaya (R/C Ratio), Pengembalian Investasi (ROI), dan Periode Pengembalian (PP). Temuan tersebut mengungkapkan bahwa semua unit penangkapan ikan menguntungkan, dengan nilai Rasio R/C lebih besar dari 1, yang menunjukkan pemanfaatan biaya yang efisien. ROI tertinggi diperoleh oleh kapal penangkap ikan satu hari (21,24%), sedangkan periode pengembalian tercepat terjadi pada kapal carteran (0,32 tahun). Namun, laba bersih tertinggi dicapai oleh kapal kombinasi trip mingguan (C), yang menghasilkan Rp287.840.000 per tahun dengan Rasio R/C 1,208, ROI 20,80%, dan PP 0,93 tahun. Hasil ini menunjukkan bahwa jenis kapal dan strategi penangkapan ikan secara signifikan memengaruhi hasil keuangan, terutama terkait musim penangkapan dan skala operasional. Secara keseluruhan, perikanan pancing ulur gurita di Binuangeun layak secara finansial, memberikan pemulihan modal yang cepat, dan menunjukkan potensi yang cukup besar untuk pembangunan berkelanjutan dan ekspansi pasar internasional. Mengoptimalkan operasi penangkapan ikan selama musim puncak dan menerapkan strategi pengelolaan yang adaptif sangat penting untuk meningkatkan profitabilitas dan memastikan kelangsungan jangka panjang. | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Binuangeun Fishing Port, business feasibility, handline, octopus | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 04-Fakultas Pertanian 04-Fakultas Pertanian > 54244-Program Studi Ilmu Perikanan |
|||||||||
| Depositing User: | Mrs Faradilla Faradilla | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Sep 2025 04:02 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Sep 2025 04:02 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/54474 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
