Vania, Talitha Rahma (2025) THE USE OF DRAMA ACTIVITY FOR STUDENTS’ ABILITY IN ENGLISH SPEAKING SKILL AT 10th GRADE OF SMAN 4 SERANG CITY (A Case Study at SMAN 4 Serang). S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYSA.
This is the latest version of this item.
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Vania_2223200108_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Rahma Vania_2223200108_CP.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
cover-BAB 1_Talitha Vania_2223200108_01.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Rahma Vania_2223200108_02.pdf Restricted to Registered users only Download (320kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Rahma Vania_2223200108_03.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Rahma Vania_2223200108_04.pdf Restricted to Registered users only Download (523kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Rahma Vania_2223200108_05.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Rahma Vania_2223200108_Reff.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) |
|
|
Text (SKRIPSI)
Talitha Rahma Vania_2223200108_Lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
Abstract
This study aimed to describe the preparation, implementation, and evaluation of drama activities that improved students’ fluency, confidence, and overall performance in English-speaking skills within a senior high school setting. It was conducted as a qualitative case study at SMAN 4 Kota Serang, focusing on tenth-grade students from class X IPS 6. Data were collected through classroom observations, interviews with English teachers, and student feedback to explore the effectiveness of drama as a learning tool. The research involved several stages: preparing drama scripts and roles, implementing group performances in the classroom, and evaluating the activities based on student reflection and teacher feedback. Throughout the process, students showed noticeable progress. They started with low confidence, limited preparation time, and no experience with performance-based learning. However, their speaking performance improved, with an average score of 82. They also became more fluent, enthusiastic, and willing to speak English. The findings showed that drama-based learning supported emotional involvement, realistic language use, and a supportive classroom atmosphere. It helped students build communicative competence, express themselves more freely, and collaborate with peers. Drama offered both linguistic and psychological benefits in learning to speak English. Therefore, this study suggested that drama should be considered a valuable method in teaching English, especially in senior high school EFL settings, to improve students’ speaking skills and boost their confidence in communication.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Additional Information: | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan drama yang meningkatkan kelancaran, kepercayaan diri, dan kinerja keseluruhan siswa dalam keterampilan berbicara bahasa Inggris di lingkungan sekolah menengah atas. Penelitian ini dilakukan sebagai studi kasus kualitatif di SMAN 4 Kota Serang, dengan fokus pada siswa kelas X IPS 6. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru bahasa Inggris, dan umpan balik siswa untuk mengeksplorasi efektivitas drama sebagai alat pembelajaran. Penelitian ini melibatkan beberapa tahap: mempersiapkan naskah dan peran drama, melaksanakan pertunjukan kelompok di kelas, dan mengevaluasi kegiatan berdasarkan refleksi siswa dan umpan balik guru. Sepanjang proses, siswa menunjukkan kemajuan yang nyata. Mereka memulai dengan kepercayaan diri yang rendah, waktu persiapan yang terbatas, dan tidak memiliki pengalaman dengan pembelajaran berbasis kinerja. Namun, kinerja berbicara mereka meningkat, dengan skor rata-rata 82. Mereka juga menjadi lebih lancar, antusias, dan bersedia berbicara bahasa Inggris. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis drama mendukung keterlibatan emosional, penggunaan bahasa yang realistis, dan suasana kelas yang suportif. Pembelajaran ini membantu siswa membangun kompetensi komunikatif, mengekspresikan diri lebih bebas, dan berkolaborasi dengan teman sebaya. Drama menawarkan manfaat linguistik dan psikologis dalam pembelajaran berbicara bahasa Inggris. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan bahwa drama harus dianggap sebagai metode yang berharga dalam pengajaran bahasa Inggris, terutama di lingkungan EFL sekolah menengah atas, untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi. | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Drama Activity, English speaking skill, senior high school, language learning, EFL classroom. | |||||||||
| Subjects: | L Education > L Education (General) | |||||||||
| Divisions: | 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 88203-Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris |
|||||||||
| Depositing User: | Vania Rahma Suryadi | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Aug 2025 06:53 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Nov 2025 09:42 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/53820 |
Available Versions of this Item
- THE USE OF DRAMA ACTIVITY FOR STUDENTS’ ABILITY IN ENGLISH SPEAKING SKILL AT 10th GRADE OF SMAN 4 SERANG CITY (A Case Study at SMAN 4 Serang). (deposited 22 Aug 2025 06:53) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
