KHAIRI, MUHAMAD FARID (2025) MODIFIKASI DESAIN BUBU LIPAT UNTUK MENANGKAP RAJUNGAN (Portunus pelagicus). S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.
|
Text (FULL TEXT)
DRAF SKRIPSI_M FARID KHAIRI_4443210019.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
COVER + BAB I + REFERENCES.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (464kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (569kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (185kB) |
|
|
Text
REFERENCES.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (856kB) |
Abstract
The collapsible trap is one of the most environmentally friendly blue swimming crab fishing gear because it has a high selectivity among other crab fishing gear. Construction and design (funnel entrance and mesh size cover) are the main factors that significantly affect the productivity and selectivity of trap fishing operations. Modifying the color at the funnel entrance and increasing the mesh size cover can reduce small crabs and increase the number of big crabs caught. This research uses collapsible traps to evaluate the application of yellow entrance color and big mesh-size cover on trap fishing in Banten Bay. This research was conducted in September-October 2024 in Banten Bay. We compared the control trap with green entrance color and 1-inch mesh size (K) with yellow entrance netting, including BK1 (upper and lower yellow entrance, 2.5-inch mesh size), BK2 (upper and lower yellow entrance, 3-inch mesh size), BK3 (lower yellow entrance, 2.5-inch mesh size), BK4 (lower yellow entrance, 3-inch mesh size). This research was conducted with 20 trips and used 30 units of collapsible traps for each design. Data was analyzed descriptively, and one-way ANOVA was used to determine the effect of different designs on crab weight. The results show that the BK1 trap had the highest number of crabs (107) with a total weight of 11.46 kg. However, the K trap only got 76 crabs with a total weight of 7.8 kg. The yellow entrance significantly affects the total weight of crabs obtained during observation.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Additional Information: | Salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan menjadi komoditas ekspor adalah rajungan. Bubu lipat menjadi alat tangkap rajungan yang banyak dipilih di kalangan nelayan karena alat tangkap ini mudah dioperasikan dan ramah lingkungan. Bubu lipat mengalami modifikasi terus menerus untuk meningkatkan hasil tangkapan rajungan. Modifikasi pada bubu lipat dapat dilakukan pada ukuran mata jaring, warna pintu masuk, dan kemiringan pintu masuk. Kombinasi ini diharapkan dapat menjadikan bubu lipat menjadi alat tangkap yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian dilakukan pada bulan September hingga Oktober 2024 di perairan Teluk Banten. Analisis data dilakukan di Laboratorium Teknologi Manajemen Perikanan Tangkap, Jurusan Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang dilakukan selama 20 kali trip dengan mengikuti operasi penangkapan ikan yang dilakukan nelayan dengan dua kali setting dan hauling setiap tripnya. Bubu yang digunakan yaitu bubu kontrol pintu masuk warna hijau dan dinding 1,0 inci (K), pintu masuk warna kuning atas bawah dan dinding 2,5 inci (BK1), pintu masuk warna kuning bawah dan dinding 2,5 inci (BK2), pintu masuk warna kuning bawah dan dinding 2,5 inci (BK3), pintu masuk warna kuning bawah dan dinding 3,0 inci (BK4). Penelitian dilakukan sebanyak 20 trip dengan 30 unit bubu untuk setiap perlakuan. Komposisi hasil tangkapan dianalisis secara deskriptif dan uji hipotesis berat rajungan dengan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubu modifikasi BK1 memiliki produktivitas yang paling tinggi dengan total tangkapan 107 ekor dengan berat 11,46 kg. Sementara itu bubu kontrol mendapatkan rajungan sebanyak 76 ekor dan berat 7,8 kg. Jumlah rajungan belum layak tangkap juga berkurang dari 10 ekor pada bubu kontrol menjadi dua ekor pada bubu BK2. Penggunaan warna pintu masuk kuning dan dinding jaring yang diperbesar efektif meningkatkan hasil tangkapan rajungan dan meloloskan rajungan muda yang belum layak tangkap. | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | by-catch, entrance color, environmentally fishing gear, main catch, mesh size | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
|||||||||
| Divisions: | 04-Fakultas Pertanian 04-Fakultas Pertanian > 54244-Program Studi Ilmu Perikanan |
|||||||||
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Aug 2025 06:27 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Aug 2025 06:27 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/52758 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
