Saputra, Nuril Kusuma (2025) MASKULINITAS DI BALIK RIASAN: MAKNA MAKE-UP BAGI KREATOR MALE GROOMING PADA APLIKASI TIKTOK. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_CP.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_02.pdf Restricted to Registered users only Download (584kB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_03.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_04.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_05.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_Ref.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_Lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (675kB) |
|
|
Text
Nuril Kusuma Saputra_6662210050_01.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Male grooming, or the practice of men applying makeup and caring for their bodies, is a growing trend in digital spaces. Although cosmetics have long been associated with women, an increasing number of men now share grooming content on platforms like TikTok. This phenomenon has led to negative perceptions about masculinity among men who wear makeup. This study aims to understand how male grooming creators interpret the use of makeup in relation to masculinity through the lens of mind, self, and society. The researcher applied an interpretive qualitative approach using a phenomenological method. Data were collected through interviews, observations, and documentation with two informants, and were analyzed using symbolic interaction theory to investigate how mind, self, and society shape male grooming creators’ perceptions of makeup and masculinity. The results reveal that male grooming creators on TikTok perceive makeup as a tool for boosting self-confidence, shaped by reflections on personal experience and social interactions. Their identities evolve through internalization (mind), self-reflection (self), and interactions with their environment and audience (society). These interactions contribute to a more inclusive understanding of masculinity in the digital era.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Additional Information: | Male grooming atau laki-laki berdandan adalah kegiatan yang dilakukan oleh laki-laki untuk merias dan merawat tubuhnya salah satunya dengan menggunakan kosmetik. Penggunaan kosmetik atau make-up identik dengan perempuan, namun saat ini di TikTok banyak laki-laki yang mengunggah konten grooming sebagai segmen kontennya. Hal tersebut menimbulkan anggapan negatif terkait maskulinitas pada pria yang menggunakan make-up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mind, self, dan society para kreator male grooming memaknai penggunaan make-up terkait maskulinitas. Peneliti menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif bersifat interpretatif. Wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan dua informan digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini yang dikaitkan dengan teori interkasionisme simbolik untuk menjawab mind, self, dan society kreator male grooming dalam memaknai penggunaan make-up terkait maskulinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreator male grooming di TikTok memaknai make-up sebagai alat penunjang kepercayaan diri yang terbentuk melalui refleksi atas pengalaman pribadi dan interaksi sosial. Identitas mereka terbentuk melalui proses internalisasi (mind), refleksi diri (self), serta interaksi dengan lingkungan sekitar dan audiens TikTok (society). Interaksi tersebut turut berperan dalam membentuk pemahaman baru tentang maskulinitas yang lebih inklusif di era digital. | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Masculinity, Male Grooming, Make-up, Symbolic Interactionism, TikTok Maskulinitas, Male Grooming, Make-up, Interaksionisme Simbolik, TikTok. | ||||||
| Subjects: | Communication > Communication (General) | ||||||
| Divisions: | 06-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 06-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-Program Studi Ilmu Komunikasi |
||||||
| Depositing User: | Nuril Kusuma Saputra | ||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 07:18 | ||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2025 07:18 | ||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/51655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
