Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

REDESAIN JALUR PEJALAN KAKI DENGAN KONSEP ACTIVE LIVING PADA FASILITAS PEDESTRIAN DAERAH PANDEGLANG (Studi Kasus: Jl. Jenderal Ahmad Yani – Alun-alun Pandeglang, Banten)

PARADITHA, VAHLEN (2025) REDESAIN JALUR PEJALAN KAKI DENGAN KONSEP ACTIVE LIVING PADA FASILITAS PEDESTRIAN DAERAH PANDEGLANG (Studi Kasus: Jl. Jenderal Ahmad Yani – Alun-alun Pandeglang, Banten). S1 thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text (Bab 1)
Vahlen Paraditha_3336180052_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 2)
Vahlen Paraditha_3336180052_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text (BAB 3)
Vahlen Paraditha_3336180052_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB)
[img] Text (BAB 4)
Vahlen Paraditha_3336180052_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (570kB)
[img] Text (BAB 5)
Vahlen Paraditha_3336180052_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB 6)
Vahlen Paraditha_3336180052_06.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8kB)
[img] Text (SKRIPSI FULLTEXT)
Vahlen paraditha_3336180052_Fulltextt.pdf
Restricted to Registered users only

Download (36MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Vahlen Paraditha_3336180052_Ref.pdf

Download (230kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Vahlen Paraditha_3336180052_Lamp.pdf

Download (33MB)
[img] Text (CHECK PLAGIARISME)
Vahlen Paraditha_3336180052_CP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (20MB)

Abstract

There is currently a trend in urban design with the concept of active living, encouraging city residents to move more and, overall, making the city healthier. This concept has the potential to create an environment that supports active movement for urban residents. Shops that are arranged close to each other can promote walking throughout the area, and adequate facilities will make pedestrians feel comfortable walking. The aim of this study is to assess the existing conditions of pedestrian paths and public spaces, and to implement the active living concept for pedestrian pathway design. From observations, it was found that pedestrian paths in the shopping area, such as Plaza Pandeglang and the town square, do not fully support active movement. These pedestrian paths are less comfortable for walkers due to damaged sidewalks, many street vendors (PKL) occupying pedestrian paths, and parking lots. This situation causes a narrowing of pedestrian space, which significantly affects the main function of the pedestrian path. The first method used is observation, which is carried out directly in the field, followed by data collection. After observation, the data is processed. The conclusion of this study is that a redesign of the pedestrian paths around Plaza to the Pandeglang town square is necessary. It is hoped that this redesign will encourage walking and support the implementation of the active living concept. Keywords: Pedestrian Paths, Pedestrian, Green open space.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorTWIDI BETHARY, RINDU198212062010122001
Thesis advisorESTI INTARI, DWI198601242014042001
Additional Information: Kota merupakan kawasan permukiman yang besar, padat, permanen, dan dihuni oleh masyarakat yang beragam, di mana berbagai aktivitas terjadi di dalamnya. Saat ini, terdapat tren perancangan kota dengan konsep active living, yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik penduduk kota secara keseluruhan, sehingga menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat. Konsep ini berpotensi menyediakan ruang bagi penduduk kota untuk lebih aktif bergerak. Salah satu fasilitas publik yang penting bagi pejalan kaki adalah trotoar. Agar mampu mendorong masyarakat untuk berjalan kaki, trotoar harus didukung oleh fasilitas yang memadai, aman, dan nyaman, serta terbebas dari gangguan.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi eksisting jalur pedestrian dan ruang publik, serta mengimplementasikan konsep active living pada desain jalur pedestrian. Berdasarkan hasil pengamatan, ditemukan bahwa jalur pedestrian di kawasan belanja, yaitu Plaza Pandeglang dan alun-alun, belum sepenuhnya mendukung aktivitas berjalan kaki. Jalur pedestrian ini dinilai kurang nyaman bagi pejalan kaki karena adanya kerusakan pada trotoar, serta keberadaan PKL yang menempati area pejalan kaki, dan maraknya parkir liar. Hal-hal tersebut menyebabkan penyempitan ruang untuk pejalan kaki dan mempengaruhi fungsi utama jalur pedestrian. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode pengamatan atau observasi yang dilakukan langsung ke lapangan, setelah itu metode pengambilan data yang dimana setelah melakukan pengamatan metode tersebut akan dioleh menjadi data. Kesimpulan dari penelitian ini menujukan bahwa kondisi eksisting pejalan kaki mendapatkan beberapa tantangan yang diperlukan untuk penataan ulang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi pejalan kaki, khususnya pada jalur dari Plaza hingga Alun-Alun Pandeglang agar dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berjalan kaki dan sebagai penerapan konsep activity living. Kata kunci : jalur pejalan kaki, pedestrian, ruang terbuka hijau .
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: 03-Fakultas Teknik
03-Fakultas Teknik > 22201-Jurusan Teknik Sipil
Depositing User: Mrs Vahlen Paraditha
Date Deposited: 29 Apr 2025 08:35
Last Modified: 29 Apr 2025 08:35
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/48393

Actions (login required)

View Item View Item