Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENERAPAN MODEL MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA KONSEP CAHAYA DAN SIFATNYA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI RAWU

HARTINAH, SITI (2017) PENERAPAN MODEL MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA KONSEP CAHAYA DAN SIFATNYA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI RAWU. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text (Skripsi)
PENERAPAN MODEL MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PA.PDF
Restricted to Registered users only

Download (17MB)

Abstract

The capacity to think critical students on subjects science is still low . Students still have not been able to in understanding material that has delivered by teachers . As for the study is done aims to ascertain whether there are a difference in the capacity think critically between students experiment use the model learning Meaningful Instructional Design ( MID ) and class control use the model learning direct instruction and know whether learning model Meaningful Instructional Design ( MID ) higher than in learning model Direct Instruction in public primary schools Rawu years lessons 2016 / 2017 on the subjects of natural sciences ( IPA ) to the matter light and its properties . Methods used in research this is the method quasi ekperimen type nonequivalent control group design to technique perposive sampling. Population to research it is a whole grade 5 of public school Rawu from the class VB as a class his experiments with use the model meaningful instructional design ( MID ) and class VA as a class control by use the model learning direct instruction. Based on the research done , the results a difference in the capacity think critically students who seen from its mean value posttest between grade experiment namely 67,30 while in class control namely 48,13. The results of the analysis data using uji-t two parties that thitung = 7,29 >ttable= 2.00 , so H0 rejected Ha accepted . And of the uji-t one parties that thitung= 7,10 >ttable=1.67 , so H0 rejected Ha accepted .Thus can be concluded that there is a difference in the capacity think critically students between the students who use learning model meaningful instructional design ( mid with students who use learning model direct instruction and ability to think critically between students who use learning model Meaningful Instructional Design ( MID ) higher than on the kids who use the model learning Direct Instruction .

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorHendracipta, NanaUNSPECIFIED
Thesis advisorAndriana, EncepUNSPECIFIED
Additional Information: Kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA masih rendah. Siswa masih belum mampu dalam memahami materi yang telah disampaikan oleh guru. Adapun penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction dan mengetahui apakah model pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) lebih tinggi dari pada model pembelajaran Direct Instruction pada SD Negeri Rawu tahun pelajaran 2016/2017 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi cahaya dan sifat-sifatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi ekperimen tipe nonequivalent control grup design dengan teknik perposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Negeri Rawu dengan sampel yaitu kelas VB sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model Meaningful Instructional Design (MID) dan kelas VA sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran Direct Instruction. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat dari nilai rata-rata posttest antara kelas eksperimen yaitu 67,30 sedangkan pada kelas kontrol yaitu 48,13. Hasil uji analisis data menggunakan uji-t’ dua pihak yaitu thitung= 7,29> ttabel= 2,00, maka H0ditolak Ha diterima. Serta dari uji-t satu pihak yaitu thitung= 7,10> ttabel=1,67, maka H0ditolak Haditerima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction serta kemampuan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) lebih tinggi dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 86206-Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin Eprints Untirta
Date Deposited: 27 Oct 2021 02:58
Last Modified: 27 Oct 2021 02:58
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/3791

Actions (login required)

View Item View Item