Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PT. PELABUHAN CILEGON MANDIRI DALAM WANPRESTASI PERJANJIAN JOINT OPERATION KAPAL DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA

Nur Karimah, Fadiyah (2023) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PT. PELABUHAN CILEGON MANDIRI DALAM WANPRESTASI PERJANJIAN JOINT OPERATION KAPAL DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (150kB)
[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (30kB)
[img] Text
Fadiyah Nur Karimah_1111190134_Ref.pdf
Restricted to Registered users only

Download (148kB)

Abstract

An agreement according to Article 1313 of the Civil Code is an act by which one or more people bind themselves to one or more other people. A written agreement is the basis for the parties if one of the parties does not carry out its obligations in accordance with the contents of the agreed agreement or it can be said that there is a breach of contract. One of the incidents of default was the Joint Operation Agreement 055/HK-PCM/IV/2019 between PT. Pelabuhan Cilegon Mandiri with PT. Am Indo Tek, where PT. Am Indo Tek did not carry out its obligations as agreed. This research aims to determine legal protection and legal consequences for PT. Cilegon Mandiri Port in default of the ship joint operation agreement is linked to book III of the Civil Code. The theories used in this research are agreement theory and legal protection theory. This research was conducted using a normative juridical method using statutory regulations and legal principles in the research approach. The results obtained from this research are in accordance with article 1243 of the PT Civil Code. PT. Pelabuhan Cilegon Mandiri has the right to demand compensation from PT. Am Indo Tek by paying losses amounting to Rp. 24,025,198,000 (Twenty four billion twenty five million and one hundred ninety eight thousand rupiah) and in an effort to resolve the dispute, litigation and non litigation can be used, but in this case 3 subpoenas have been issued 3 (three) times until the case was brought to court. Research shows that an agreement is a form of legal protection given to the parties in making the clauses of the agreement. The suggestion from this research is that when making an agreement it is recommended to make the contents clear and detailed because a strong legal basis will reduce the risk of default

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorAsnawi Rohani, Aceng196010251990031001
Thesis advisorAnwar, Jarkasi197003012008121002
Additional Information: Perjanjian menurut Pasal 1313 KUHPerdata adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih. Perjanjian tertulis adalah dasar bagi para pihak apabila salah satu pihak tidak melaksanakan kewajibannya sesuai dengan isi perjanjian yang disepakati atau dapat dikatakan terjadinya wanprestasi. Salah satu peristiwa wanprestasi yaitu pada Perjanjian Joint Operation 055/HK-PCM/IV/2019 antara PT. Pelabuhan Cilegon Mandiri dengan PT. Am Indo Tek yang dimana pihak PT. Am Indo Tek tidak menjalankan kewajibannya sesuai dengan yang diperjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum dan akibat hukum terhadap PT. Pelabuhan Cilegon Mandiri dalam wanprestasi perjanjian joint operation kapal dihubungkan dengan buku III Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perjanjian dan teori perlindungan hukum. Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis normatif dengan menggunakan peraturan perundang-undangan serta asas asas hukum dalam pendekatan penelitian. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sesuai dengan Pasal 1243 KUHPerdata PT. Pelabuhan Cilegon Mandiri berhak menuntut ganti rugi kepada PT. Am Indo Tek dengan membayar kerugian sebesar Rp.24.025.198.000 (Dua puluh empat miliyar dua puluh lima juta seratus Sembilan puluh delapan ribu rupiah) dan dalam upaya menyelesaikan sengketa dapat ditempuh jalur litigasi dan non litigasi, namun pada kasus ini telah dilakukan somasi 3 (tiga) kali sehingga kasus ini dibawa ke pengadilan. Penelitian menghasilkan bahwa perjanjian merupakan bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada para pihak dalam membuat klausa-klausa dari perjanjian. Saran dari penelitian ini adalah Ketika membuat perjanjian disarankan membuat isi yang jelas dan rinci karena landasan hukum yang kuat akan memperkecil resiko wanprestasi.
Uncontrolled Keywords: Agreement, Default, Legal Protection Perjanjian, Wanprestasi, Perlindungan Hukum
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: 01-Fakultas Hukum
01-Fakultas Hukum > 74201-Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 05 Feb 2024 15:15
Last Modified: 05 Feb 2024 15:15
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/32855

Actions (login required)

View Item View Item