Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENGARUH APLIKASI KASCING DAN MULSA TANKOS KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays subsp. Mays L.)

NAUFAL, NAUFAL (2023) PENGARUH APLIKASI KASCING DAN MULSA TANKOS KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays subsp. Mays L.). S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

This is the latest version of this item.

[img] Text (SKRIPSI)
Naufal_4442190093_Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Naufal_4442190093_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (563kB)
[img] Text
Naufal_4442190093_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img] Text
Naufal_4442190093_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (557kB)
[img] Text
Naufal_4442190093_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB)
[img] Text
Naufal_4442190093_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text
Naufal_4442190093_Ref.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)
[img] Text
Naufal_4442190093_Lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (974kB)

Abstract

This research was conducted to determine the effect of the application of vermicompost fertilizer and mulch of empty oil palm bunches on the growth and yield of sweet corn plants (Zea mays subsp. mays L.). The study was conducted from February 2023 to May 2023. The experimental design used in this study was the Factorial Randomized Block Design (RAK) consisting of 2 factors, doses of vermicompost fertilizer and doses of mulch of empty palm oil bunches. The first factor was vermicompost fertilizer (P) consisting of 3 levels, namely without treatment (P0), 4 tons/ha (P1), and 5 tons/ha (P2). The second factor was the mulch of empty oil palm bunches (M) which consisted of 3 levels, namely without treatment (M0), 12 tons/ha (M1), and 14 tons/ha (M2). The results showed that the dose of vermicompost fertilizer of 5 tons/ha was the best treatment and had a significant effect on all growth components, namely plant height, stem diameter, and number of leaves, and also had a significant effect on the yield components, namely cob weight without cob, number of seeds per cob, yield power, and number of cobs per plot. Giving oil palm empty fruit bunches of mulch had a significant effect on the parameter of the number of seeds per cob and had no significant effect on the other observed components. There was no interaction in the treatment of vermicompost fertilizer and mulch of empty oil palm fruit bunches on the growth and yield components of the sweet corn plant.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorROMDHONAH, YAYU197907242012122002
Thesis advisorHILAL, SAMSU198006052005021003
Additional Information: Jagung manis (Zea mays subsp. mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan yang strategis dan bernilai ekonomi serta mempunyai peluang untuk dikembangkan karena kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras. Dibalik permintaan pasar yang terus meningkat dari tahun ke tahunnya, produksi tanaman Jagung manis di Indonesia khususnya di Provinsi Banten saat ini sedang mengalami penurunan. Penurunan produksi jagung manis di Provinsi Banten salah satunya disebabkan oleh cara budidaya yang kurang tepat. Penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan menjadi salah satu masalah utamanya. Salah satu solusi mengurangi pemakaian pupuk anorganik dalam mengembalikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah adalah dengan pemberian pupuk organik, diantaranya dengan pengaplikasian pupuk kotoran cacing tanah atau dikenal dengan pupuk kascing dan mulsa tandan kosong (tankos) kelapa sawit pada tanaman jagung manis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk kascing dan mulsa tankos kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2023 sampai Mei 2023. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, dosis pupuk kascing dan dosis mulsa tankos kelapa sawit. Faktor pertama yaitu pupuk kascing (P) terdiri dari 3 taraf, yaitu tanpa perlakuan (P0), 4 ton/ha (P1), dan 5 ton/ha (P2). Faktor kedua yaitu mulsa tankos kelapa sawit (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu tanpa perlakuan (M0), 12 ton/ha (M1), dan 14 ton/ha (M2). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dosis pupuk kascing sebesar 5 ton/ha adalah perlakuan terbaik dan berpengaruh nyata pada seluruh komponen pertumbuhan yaitu tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun, dan juga berpengaruh nyata terhadap komponen hasil yaitu bobot tongkol tanpa kelobot, jumlah biji per tongkol, daya hasil dan jumlah tongkol per petak. Pemberian mulsa tankos kelapa sawit berpengaruh nyata pada parameter jumlah biji per tongkol dan tidak berpengaruh nyata pada komponen pengamatan lainnya. Selain itu tidak terdapat interaksi pada perlakuan pupuk kascing dan mulsa tankos kelapa sawit terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis.
Uncontrolled Keywords: mulch, oil palm bunches, sweet corn, vermicompost
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: 04-Fakultas Pertanian
04-Fakultas Pertanian > 54211-Program Studi Agroekoteknologi
Depositing User: Naufal Naufal
Date Deposited: 17 Jan 2024 15:50
Last Modified: 22 Jan 2024 09:43
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/32088

Available Versions of this Item

  • PENGARUH APLIKASI KASCING DAN MULSA TANKOS KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays subsp. Mays L.). (deposited 17 Jan 2024 15:50) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item