Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN NUR EL-FALAH KAMPUNG KUBANG KECAMATAN PETIR KABUPATEN SERANG TAHUN 1989-2015

SETIAWAN, DEGO (2023) PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN NUR EL-FALAH KAMPUNG KUBANG KECAMATAN PETIR KABUPATEN SERANG TAHUN 1989-2015. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (502kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (621kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB)
[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_Lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (SKRIPSI)
Dego Setiawan_2288160027_Ref.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)

Abstract

Pendidikan Islam muncul di Indonesia dibawa oleh ulama-ulama Indonesia yang menunaikan ibadah haji yang mana mereka disana sambil menuntut ilmu di Hamarain (Makkah dan Madinah), dari ulama-ulama yang pulang dari Haramain tersebut mereka mendirikan lembaga pendidikan islam di Indonesia dalam bentuk yang sederhana seperti Surau di Sumatera Barat, Pesantren di Jawa, dan Meunasah dan Dayah di Aceh. Sejak awal perkembangannya di kalangan masyarakat Indonesia pondok pesantren mempunyai fungsi yang bertugas menghasilkan dan menyiapkan para santrinya guna menjadi generasi serta penerus yang berfokus kepada pendalaman dan penguasaan ilmu agama Islam dalam Islam tindakan ini juga disebut sebagai tafaqquh fiidiin. Pondok pesantren Nur El-Falah merupakan salah satu pendidikan islam di Kampung Kubang Kecamatan Petir Kabupaten Serang didirikan pada tahun 1943 oleh Almarhum KH.Abdul Kabier (Tokoh Pendidikan Banten) Pendirian pondok pesantren di mulai setelah KH. Abdul Kabier belajar di berbagai pondok pesantren di tanah Jawa dan menurut pengakuan beliau pernah mendapat bimbingan lebih dari 40 kiai khususnya dari Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari (Pendiri Nahdlatul Ulama). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui (1) Bagaimana latar belakang berdirinya Pondok Pesantren Nur El-Falah Kampung Kubang Kecamatan Petir Kabupaten Serang (2) perkembangan Pondok Pesantren Nur El-Falah Kampung Kubang Kecamatan Petir Kabupaten Serang tahun 1989-2015 (3) peran Pondok Pesantren Nur El-Falah sebagai Lembaga Pendidikan Islam. Penelitian ini juga menggunakan metode historis meliputi: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitiannya ialah Pondok Pesantren Nur El-Falah berdiri atas usul dari guru K.H Abdul Kabier yang menyarankan beliau untuk membangun sebuah lembaga pendidikan di kampung halamannya maka dari itu beliau pulang dari pendidikannya di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, beliau pulang dengan dikawal oleh 12 orang anak asuhnya,, sekaligus 12 orang tersebut menjadi murid pertama beliau dan pada tahun 1943 Pondok Pesantren Nur El-Falah berdiri. Setelah itu K.H Abdul Kabier membuka sekolah formal pertama yaitu Sekolah Muamilin untuk mencetak guru-guru yang mana ketika itu kekurangan guru. Dalam perkembangannya pada masa K.H Idy Faridy Hakim menjadi pemimpin yang mampu membangun dan membesarkan nama Pondok Pesantren Nur El-Falah baik dari segi pembangunan sarana prasarana, guru serta menarik santri karena kharismatik dan berwibawa ketika mengajar. Sebagai lembaga pendidikan islam Pondok Pesantren Nur El- Falah terus memperbaiki kualitasnya mulai dari kurikulum, guru dan juga memberikan sarana yang mampu membuat santri mandiri dan Pondok Pesantren Nur El-Falah di juluki sebagai “Pesantren berbasis IT” karena segala bentuk transaksi dan pemantauan santri dilakukan melalui digital.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorFAUZAN, RIKZA198807112023211013
Thesis advisorSYARIF HADI WIBOWO, TB UMAR199007182018031001
Additional Information: Pendidikan Islam muncul di Indonesia dibawa oleh ulama-ulama Indonesia yang menunaikan ibadah haji yang mana mereka disana sambil menuntut ilmu di Hamarain (Makkah dan Madinah), dari ulama-ulama yang pulang dari Haramain tersebut mereka mendirikan lembaga pendidikan islam di Indonesia dalam bentuk yang sederhana seperti Surau di Sumatera Barat, Pesantren di Jawa, dan Meunasah dan Dayah di Aceh. Sejak awal perkembangannya di kalangan masyarakat Indonesia pondok pesantren mempunyai fungsi yang bertugas menghasilkan dan menyiapkan para santrinya guna menjadi generasi serta penerus yang berfokus kepada pendalaman dan penguasaan ilmu agama Islam dalam Islam tindakan ini juga disebut sebagai tafaqquh fiidiin. Pondok pesantren Nur El-Falah merupakan salah satu pendidikan islam di Kampung Kubang Kecamatan Petir Kabupaten Serang didirikan pada tahun 1943 oleh Almarhum KH.Abdul Kabier (Tokoh Pendidikan Banten) Pendirian pondok pesantren di mulai setelah KH. Abdul Kabier belajar di berbagai pondok pesantren di tanah Jawa dan menurut pengakuan beliau pernah mendapat bimbingan lebih dari 40 kiai khususnya dari Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari (Pendiri Nahdlatul Ulama). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui (1) Bagaimana latar belakang berdirinya Pondok Pesantren Nur El-Falah Kampung Kubang Kecamatan Petir Kabupaten Serang (2) perkembangan Pondok Pesantren Nur El-Falah Kampung Kubang Kecamatan Petir Kabupaten Serang tahun 1989-2015 (3) peran Pondok Pesantren Nur El-Falah sebagai Lembaga Pendidikan Islam. Penelitian ini juga menggunakan metode historis meliputi: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitiannya ialah Pondok Pesantren Nur El-Falah berdiri atas usul dari guru K.H Abdul Kabier yang menyarankan beliau untuk membangun sebuah lembaga pendidikan di kampung halamannya maka dari itu beliau pulang dari pendidikannya di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, beliau pulang dengan dikawal oleh 12 orang anak asuhnya,, sekaligus 12 orang tersebut menjadi murid pertama beliau dan pada tahun 1943 Pondok Pesantren Nur El-Falah berdiri. Setelah itu K.H Abdul Kabier membuka sekolah formal pertama yaitu Sekolah Muamilin untuk mencetak guru-guru yang mana ketika itu kekurangan guru. Dalam perkembangannya pada masa K.H Idy Faridy Hakim menjadi pemimpin yang mampu membangun dan membesarkan nama Pondok Pesantren Nur El-Falah baik dari segi pembangunan sarana prasarana, guru serta menarik santri karena kharismatik dan berwibawa ketika mengajar. Sebagai lembaga pendidikan islam Pondok Pesantren Nur El- Falah terus memperbaiki kualitasnya mulai dari kurikulum, guru dan juga memberikan sarana yang mampu membuat santri mandiri dan Pondok Pesantren Nur El-Falah di juluki sebagai “Pesantren berbasis IT” karena segala bentuk transaksi dan pemantauan santri dilakukan melalui digital.
Uncontrolled Keywords: Boarding School, Nur El-Falah Islamic Boarding School, 1989-2015 Pesantren, Pendidikan Islam, Pondok Pesantren Nur El-Falah, 1989-2015.
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CB History of civilization
L Education > LA History of education
Divisions: 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 87201-Jurusan Pendidikan Sejarah
02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Mr Dego Setiawan
Date Deposited: 09 Oct 2023 10:13
Last Modified: 09 Oct 2023 10:13
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/30072

Actions (login required)

View Item View Item