Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENERAPAN PUTUSAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA YANG DI PHK AKIBAT KESALAHAN BERAT DAN PEMBERIAN PESANGON BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA (STUDI PUTUSAN PN NOMOR 1/PDT.SUS-PHI/2021/PN PGP)

FACHMI FACHREZI, MUCHAMAD (2023) PENERAPAN PUTUSAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA YANG DI PHK AKIBAT KESALAHAN BERAT DAN PEMBERIAN PESANGON BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA (STUDI PUTUSAN PN NOMOR 1/PDT.SUS-PHI/2021/PN PGP). Master thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text (TESIS)
1. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14MB)
[img] Text (TESIS)
2. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_PERNYATAAN PERSETUJUAN PERBAIKAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973kB)
[img] Text (TESIS)
3. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (TESIS)
4. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[img] Text (TESIS)
5. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text (TESIS)
6. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[img] Text (TESIS)
7. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[img] Text (TESIS)
8. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_REFF.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text (TESIS)
9. MUCHAMAD FACHMI FACHREZI_7773190007_LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)

Abstract

IMPLEMENTATION OF INDUSTRIAL RELATIONS COURT DECISIONS IN PROVIDING LEGAL PROTECTION TO WORKERS THAT WAS PHONEED DUE TO SERIOUS MISTAKES AND PROVISION OF SEVERANCE PAY BASED ON LAW NO. 11 YEAR 2020 CONCERNING WORK CREATION (STUDY OF PN DECISION NUMBER 1/PDT.SUS-PHI/2021/PN PGP) MUCHAMAD FACHMI FACHREZI ABSTRACT Termination of employment in employment law is the last resort after various steps have been taken, especially termination by the employer. As in the case of the District Court Decision Number 1/Pdt.Sus-PHI/2021/PN Pgp, where the position of workers tends to have no power, when dealing with entrepreneurs who have power. The unilateral termination of employment by PT Sinarmas Multifinance to the workers, namely Welson Fransisca, Heri Ferdian and Rudi Karmidi as employees of PT Sinarmas Multifinance, they were accused of making serious mistakes and being laid off by way of SP I and SP II without there is a previous court ruling. With so many cases like this, workers lose opportunities and legal justice, which will harm workers. This study aims to determine the reasons for the layoffs by PT Sinarmas Multifinance whether it can be justified in accordance with the provisions of the layoffs based on Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation and forms of legal protection as compensation for layoffs regarding severance pay. This study uses a normative juridical method, which is a legal research conducted by examining library materials or secondary data as the main data covering legal principles, legal systematics, level of legal synchronization, legal history and comparative law. The author takes a research approach to the decision of the District Court Number 1/Pdt.Sus-PHI/2021/PN Pgp dated March 16, 2021. The results of the analysis are based on Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation explains that the reason for the layoff by PT Sinarmas Multifinance cannot be justified in accordance with the provisions for layoffs in Article 52 paragraph 1 of PP No. 35 of 2021, between the 1st and 2nd Warning Letters given by PT. Sinarmas Multifinance exceeds the period of 6 months from its issuance. So it should be canceled by law and categorized as an act of layoff without fault and a form of legal protection for workers regarding severance pay based on the Law on Job Creation. The process of layoffs carried out by PT Sinarmas Multifinance is categorized as an act of layoffs without fault, therefore, for the layoffs, Welson Fransisca, Heri Ferdian and Rudi Karmidi are entitled to severance pay of Rp. 101,137,140.00 (one hundred one million one hundred thousand thirty seven thousand one hundred and forty). rupiah), the provisions of Article 40 PP No. 35 Year 2021. Keywords : Worker/Labourer, Serious Error, Labor Law

Item Type: Thesis (Master)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorTahir, Palmawati195902031986012002
Thesis advisorSri Agustiani, Rani197908032003122002
Additional Information: PENERAPAN PUTUSAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA YANG DI PHK AKIBAT KESALAHAN BERAT DAN PEMBERIAN PESANGON BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA (STUDI PUTUSAN PN NOMOR 1/PDT.SUS-PHI/2021/PN PGP) MUCHAMAD FACHMI FACHREZI ABSTRAK Pemutusan hubungan Kerja dalam hukum ketenagakerjaan merupakan upaya terakhir setelah berbagai langkah telah dilakukan, terutama pemutusan yang dilakukan oleh majikan. Seperti dalam kasus pada Putusan Pengadilan Negeri Nomor 1/Pdt.Sus-PHI/2021/PN Pgp, dimana posisi pekerja cenderung tidak memiliki kekuatan, apabila berhadapan dengan pengusaha yang memiliki kekuatan Pemutusan hubungan kerja sepihak yang di lakukan oleh PT Sinarmas Multifinance kepada para pekerja yaitu Welson Fransisca, Heri Ferdian dan Rudi Karmidi sebagai karyawan PT Sinarmas Multifinance, mereka dituduh melakukan kesalahan berat dan mem-PHK dengan cara SP ke-I dan SP ke-II tanpa ada putusan pengadilan sebelumnya. Dengan banyaknya kasus seperti ini menjadikan pekerja kehilangan kesempatan dan keadilan secara hukum, yang mana akan merugikan para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan PHK oleh PT Sinarmas Multifinance apakah dapat dibenarkan sesui dengan ketentuan PHK berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan bentuk perlindungan hukum sebagai kompensasi PHK mengenai pesangon. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yaitu merupakan penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai data utama yang mencangkup azas-azas hukum, sistematika hukum, taraf sinkronisasi hukum, sejarah hukum dan perbandingan hukum. Penulis melakukan pendekatan penelitian terhadap putusan Pengadilan Negeri Nomor 1/Pdt.Sus-PHI/2021/PN Pgp Tanggal 16 Maret 2021. Hasil Analisa berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menerangkan bahwa alasan PHK oleh PT Sinarmas Multifinance tidak dapat dibenarkan sesuai dengan ketentuan PHK dalam Pasal 52 ayat 1 PP No. 35 Tahun 2021, antara Surat Peringatan ke-1 dan ke-2 yang diberikan oleh PT. Sinarmas Multifinance melampaui jangka waktu 6 bulan sejak diterbitkannya. Maka seharusnya Batal Demi Hukum dan dikategorikan sebagai perbuatan PHK tanpa kesalahan dan bentuk perlindungan hukum terhadap pekerja perihal pesangon berdasarkan Undang-Undang tentang Cipta Kerja, didapat bahwasannya proses PHK yang dilakukan oleh PT Sinarmas Multifinance dikategorikan sebagai perbuatan PHK tanpa kesalahan oleh karenanya atas PHK tersebut Welson Fransisca, Heri Ferdian dan Rudi Karmidi berhak atas uang pesangon sebesar Rp101.137.140,00 (seratus satu juta seratus ribu tiga puluh tujuh ribu seratus empat puluh rupiah), ketentuan Pasal 40 PP No. 35 Tahun 2021. Kata Kunci : Pekerja/Buruh, Kesalahan Berat, Hukum Tenaga Kerja
Uncontrolled Keywords: Keywords : Worker/Labourer, Serious Error, Labor Law Kata Kunci : Pekerja/Buruh, Kesalahan Berat, Hukum Tenaga Kerja
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: 08-Pascasarjana
08-Pascasarjana > 74101-Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Mr. Muchamad Fachmi Fachrezi
Date Deposited: 26 Sep 2023 11:22
Last Modified: 26 Sep 2023 11:22
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/29987

Actions (login required)

View Item View Item