Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

ASUHAN KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA BAYI ASFIKSIA NEONATORUM DENGAN TINDAKAN PEMBERIAN OKSIGEN DI RUANG PERINATALOGI RUMAH SAKIT dr.DRADJAT PRAWIRANEGARA SERANG

Hamidah, Annisa (2023) ASUHAN KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA BAYI ASFIKSIA NEONATORUM DENGAN TINDAKAN PEMBERIAN OKSIGEN DI RUANG PERINATALOGI RUMAH SAKIT dr.DRADJAT PRAWIRANEGARA SERANG. D3 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

This is the latest version of this item.

[img] Text
ANNISA HAMIDAH_8801200061_KTI(FULL).pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
ANNISA HAMIDAH_8801200061_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
ANNISA HAMIDAH_8801200061_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text
ANNISA HAMIDAH_880120061_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (150kB)
[img] Text
ANNISA HAMIDAH_8801200061_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
ANNISA HAMIDAH_8801200061_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (60kB)
[img] Text
ANNISA HAMIDAH_8801200061_Ref.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[img] Text
ANNISA HAMIDAH_8801200061_Lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Asfiksia Neonatorum merupakan salah satu penyebab kematian neonatorum di dunia karena asfiksia sendiri merupakan suatu keadaan gawat bayi baru lahir dimana bayi tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur 1 menit setelah lahir, sehingga keadaan ini dapat menimbulkan penurunan kadar O2 dan meningkatkan CO2. Sehubungan dengan proses tersebut maka fase awal asfiksia ditandai dengan pernafasan cepat dan dalam selama tiga menit diikuti dengan apnea primer kira – kira satu menit dimana denyut jantung dan tekanan darah menurun. Kemudian bayi akan memulai bernafas 10x/menit selama beberapa menit, gasping ini semakin melemah sehingga akan timbul apnea sekunder. Asfiksia Berat (nilai APGAR 0 -3 ) Asfiksia sedang (nilai APGAR 4– 6), Bayi normal atau asfiksia ringan (nilai APGAR 7 – 9). Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan Pola Nafas Tidak Efektif pada Bayi Asfiksia dengan Tindakan Pemberian Oksigen di Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Metode penelitian Studi Kasus dilakukan oleh peneliti dengan jenis penelitian Deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif. Intervensi yang dapat dilakukan untuk mengembalikan pernafasan pada bayi yaitu dengan tindakan pemberian oksigen yang bertujuan mempertahankan dan memenuhi kebutuhan oksigen. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh Pasien 1 dan Pasien 2 mengalami Asfiksia sedang. Dengan evaluasi yang di lakukan selama 3 hari pasien 1 belum membaik sedangkan pasien 2 sudah membaik di hari ke 3. Kesimpulan pola napas tidak efektif bagi pasien dengan asfiksia sangat penting untuk itu diharapkan perawat dapat memberikan perhatian yang lebih terhadap pola napas tidak efektif pasien sehingga dapat memberikan tindakan keperawatan sesegera mungkin.

Item Type: Thesis (D3)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
UNSPECIFIEDHamdiah, Dedeh197703142002122001
UNSPECIFIEDYupartini, Lisnawati19681118199303005
Additional Information: Neonatal asphyxia is one of the causes of neonatal death in the world because asphyxia itself is a serious condition for newborns where the baby cannot breathe spontaneously and regularly 1 minute after birth, so this condition can cause a decrease in O2 levels and an increase in CO2. In connection with this process, the initial phase of asphyxia is characterized by rapid and deep breathing for three minutes followed by primary apnea for about one minute in which heart rate and blood pressure decrease. Then the baby will start breathing 10x/minute for a few minutes, this gasping will get weaker so that secondary apnea will arise. Severe asphyxia (APGAR value 0 -3 ) Moderate asphyxia (APGAR value 4-6), Normal baby or mild asphyxia (APGAR value 7-9). The purpose of this study was to carry out Nursing Care of Ineffective Breathing Patterns in Asphyxia Infants by Administering Oxygen at dr. Dradjat Prawiranegara Serang. The case study research method was carried out by researchers with a descriptive research type, namely a research method carried out with the aim of creating a description or description of a situation objectively. Interventions that can be done to restore breathing in infants are by administering oxygen which aims to maintain and meet oxygen needs. The results of the research that has been carried out obtained that Patient 1 and Patient 2 experienced moderate asphyxia. With the evaluation carried out for 3 days, patient 1 has not improved while patient 2 has improved on day 3. The conclusion is that ineffective breathing patterns for patients with asphyxia are very important. Therefore, it is hoped that nurses can pay more attention to the patient's ineffective breathing patterns so that they can provide nursing action as soon as possible.
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Asfiksia Neonatorum, Pola Nafas Tidak Efektif, Pemberian Oksigen Keyword : Nursing Care, Asphyxia Neonatorum, Ineffective Breathing Pattern, Administering Oxygen
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: 07-Fakultas Kedokteran
07-Fakultas Kedokteran > 14401-Prodi Keperawatan D3
Depositing User: Mrs Annisa Hamidah
Date Deposited: 16 Aug 2023 09:46
Last Modified: 16 Aug 2023 09:46
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/28216

Available Versions of this Item

  • ASUHAN KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA BAYI ASFIKSIA NEONATORUM DENGAN TINDAKAN PEMBERIAN OKSIGEN DI RUANG PERINATALOGI RUMAH SAKIT dr.DRADJAT PRAWIRANEGARA SERANG. (deposited 16 Aug 2023 09:46) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item