Muzakki, Muhammad Arid (2026) IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT MELALUI ISO 17025:2017 DENGAN INTEGRASI FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) DAN FISHBONE DIAGRAM ANALYSIS (Studi Kasus : Laboratorium Bioteknologi UPA Laboratorium Terpadu Untirta). Master thesis, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
|
Text (Fulltext)
Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (14MB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1 Dapus.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (Bab 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (388kB) |
|
|
Text (Bab 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (Bab 5)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (153kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
Abstract
Di era globalisasi ini, teknologi dan komunikasi berkembang pesat, semua perusahaan bersaing dan menawarkan mutu produk atau layanan mereka agar pelanggan menjadi puas. Laboratorium Bioteknologi UPA Laboratorium Terpadu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) memiliki beberapa permasalahan mutu, seperti pembatalan layanan pengujian oleh mitra industri, personel yang belum tersertifikasi kompetensi, serta peralatan laboratorium yang belum terkalibrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Total Quality Management (TQM) melalui ISO 17025:2017 di Laboratorium Bioteknologi UPA Laboratorium Terpadu Untirta. Siklus PDCA digunakan sebagi metoda dalam langkah-langkah penerapan TQM ini dengan alat bantu integrasi Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Diagram Fishbone. Penelitian diawali dalam tahap perencanaan dengan mengidentifikasi sumber ketidaksesuaian pada aspek dokumentasi mutu, kompetensi personel, metode uji, dan validitas peralatan. Pada tahap pelaksanaan, dirumuskan dokumen proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan mutu. Pada tahap pengecekan, kelayakan finansial dievaluasi dan dibandingkan sebelum dan sesudah penerapan. Hasil penelitian diperoleh dokumen-dokumen mutu seperti Panduan Mutu, SOP, Intruksi Kerja, dan sebagainya. Tim improvement dibentuk dalam membantu dalam mengidentifikasi permasalahan, merencanakan perbaikan, melakukan pelatihan kompetensi personel, kalibrasi peralatan dan sebagainya. Pada tahap evaluasi dan monitoring, dilakukan analisis Return of Investement (ROI) yang menunjukkan layak secara finansial. Perbaikan dirancang secara berkelanjutan diantaranya adalah penguatan dokumentasi mutu, peningkatan kompetensi SDM secara rutin, dan penegasan kembali mekanisme kalibrasi peralatan. Penerapan TQM membantu pengelolaan organisasi secara sistematis dan terukur serta berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Master) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Diagram Fishbone, FMEA, ISO 17025:2017, Siklus PDCA, TQM | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
|||||||||
| Divisions: | 03-Fakultas Teknik | |||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan FT | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 05:12 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 05:12 | |||||||||
| URI: | http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/25853 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
