Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR

Rahmawati, Rahmi (2017) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text (Skripsi)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB)

Abstract

This study attempts to know what the of the application of learning model probing prompting on ability to think critically students IV B as a class experimentation and class IV A as a class control use the model learning directly to sdn attack 4 years lessons 2016/2017 on the subjects of science social especially in competence basic 2.4 know social problems in the region. Methods used in research this is the method quasi ekperimen type nonequivalent control group design. Based on the results of research, show that there is a difference in the capacity think critically between students who use kind of classroom probing prompting with students who use direct kind of classroom , can be seen from uji-t two parties namely 3,68 > 2,02, then H0 rejected Ha accepted. The capacity to think critical between students who use learning model probing prompting higher than students who use learning model directly , can be seen from uji-t one parties that 3,68 > 1,671, so H0 rejected Ha accepted. So it will be concluded that there are differences between the ability to think critically students who use learning model probing prompting with students who use learning direct learning model

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorSyarbini, AsnawiUNSPECIFIED
Thesis advisorSuparno, SuparnoUNSPECIFIED
Additional Information: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dari penerapan model pembelajaran Probing Prompting terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IVB sebagai kelas eksperimen dan kelas IVA sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung pada SDN Serang 4 tahun pelajaran 2016/2017 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya dalam kompetensi dasar 2.4 mengenal permasalahan sosial di daerahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi ekperimen tipe nonequivalent control grup design. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung, dapat dilihat dari uji-t dua pihak yaitu 3,68 > 2,02, maka H0 ditolak Ha diterima. Kemampuan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung, dapat dilihat dari uji-t satu pihak yaitu 3,68 > 1,671, maka H0 ditolak Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran pembelajaran langsung.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 86206-Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin Eprints Untirta
Date Deposited: 11 Oct 2021 08:10
Last Modified: 11 Oct 2021 08:10
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/2569

Actions (login required)

View Item View Item